10 Orang Meninggal Dunia Diterjang Banjir Bandang Batu dan Malang

Per Sabtu (6/11/2021) pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 10 orang meninggal dunia dan 24 orang masih dalam proses pencarian akibat banjir bandang yang menimpa Kota Batu dan Kota Malang, Jawa Timur.

Banjir batu
Banjir bandang mengakibatkan kerugian materil yang sangat besar di Kota Batu dan Kota Malang, Jawa Timur, (ACTNews)

ACTNews, MALANG – Intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kota Batu, Jawa Timur, pada Kamis (4/11/2021) siang, mengakibatkan terjangan banjir bandang yang meluluhlantakkan pemukiman warga, baik di Kota Batu maupun Kota Malang.

Berdasarkan data yang dihimpun Aksi Cepat Tanggap, per Sabtu (6/11/2021) pukul 07.00 WIB, sebanyak 10 orang meninggal dunia dan 24 orang masih dalam proses pencarian.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, kami turut berbelasungkawa atas 10 orang yang meninggal dunia akibat banjir bandang di Batu dan Malang. Di awal November ini kita dikejutkan dengan kabar duka dari saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir bandang ini,” Kusmayadi dari tim Tanggal Darurat ACT.

Kusmayadi menambahkan, banjir bandang yang menimpa Kota Batu dan Malang ini mengakibatkan kerugian materil yang sangat besar. Total terdapat 61 rumah rusak, 28 unit motor dan mobil rusak, hingga 2 jembatan juga mengalami kerusakan.

Adapun lokasi yang terdampak banjir bandang di Kota Batu meliputi Desa Sumber Brantas, Desa Bulukerto, Desa Tulungrejo, Desa Punten, Desa Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji. Lalu, Desa Sidomulyo di Kecamatan Batu.

Sementara, wilayah terdampak banjir bandang di Kota Malang meliputi Kelurahan Kota Lama di Kecamatan Kedungkandang, Kelurahan Jatimulyo di Kecamatan Lowokwaru, Kelurahan Samaan dan Kelurahan Rampal Celaket di Kecamatan Klojen.

“Saat ini total ada 425 pengungsi yang sangat membutuhkan bantuan berupa makanan, paket pangan, air minum, pakaian, popok, alas tidur, selimut, dan kasur. Kalau dari segi kesehatan, mereka sangat butuh obat-obatan dan vitamin,” tambah Kusmayadi.[]