10 Truk Logistik dari Bogor Tiba di Lampung

10 Truk Logistik dari Bogor Tiba di Lampung

ACTNews, LAMPUNG SELATAN – Bantuan logistik yang diberangkatkan dari Humanity Distribution Center (HDC) Gunung Sindur, Bogor, tiba di Posko Induk Tsunami Lampung pada Kamis (27/12). Hingga Kamis siang, bongkar muatan masih dilakukan.

Koordinator Posko Induk Tsunami Adhi Ahdiansyah mengatakan bantuan yang datang berupa sembako, pakaian, dan air minum. Bantuan logistik tersebut akan segera didistribusikan kepada masyarakat terdampak tsunami di Kecamatan Kalianda dan Rajabasa.

"Logistik akan segera kami distribusikan ke desa-desa terdampak tsunami. Desa-desa yang telah kami data yaitu Desa Kunjir, Way Muli, Way Panas, Sukaraja, dan Maja," terang Adhi, Kamis (27/12). Logistik akan didistribusikan ke sejumlah posko ACT pada Jumat (28/12) ini.

Adhi menambahkan, pembagian logistik juga akan diberikan ke titik-titik pengungsian didampingi dengan pembukaan dapur umum Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Sementara itu, hingga enam hari pascatsunami melibas pesisir Kalianda, dapur umum ACT terus berjalan. Hingga 700 porsi makanan siap santap dibagikan kepada para penyintas tsunami yang menungsi di rumah-rumah warga lainnya.

"Kita ada tiga dapur umum aktif. Dua di Way Muli dan satu di Way Panas," papar Koordinator Dapur Umum ACT Lampung Ade Irawan.

Terus Diimbau

Hingga Kamis (27/12) masyarakat pesisir Lampung Selatan diimbau untuk menjauhi bibir pantai dengan radius 500 meter sampai satu kilo meter. Hal tersebut sejalan dengan peringatan yang dikeluarkan BMKG pada 25 Desember lalu.

Hal itu pun disampaikan Komandan Posko ACT Way Muli Sutaman. Relawan ACT di posko Way Muli pun diminta siaga, termasuk bermalam di tempat yang lebih tinggi. “Dua malam ini, kami mengimbau relawan untuk pergi ke dataran tinggi kalau malam hari, hal itu untuk mempermudah bila nantinya ada peringatan siaga karena air pasang atau erupsi Anak Gunung Krakatau,” jelasnnya saat ditemui tim ACTNews di Posko ACT Way Muli, Kamis (27/12).

ACT melalui tagar #BersamaHadapiBencana pun mengajak masyarakat Indonesia turut memberikan bantuan dalam fase tanggap darurat saat ini. Bantuan tersebut dapat berupa obat-obatan, makanan siap saji, air bersih, selimut, alas tidur, tenda atau terpal, perlengkapan kebersihan, genset, perlengkapan rescue, dan kantung jenazah. []