11 Kabupaten/Kota di Kalteng Banjir, 57 Ribu Warga Terdampak

Koordinator Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kalimantan Tengah Adi Cahyono menerangkan sejumlah wilayah yang masuk dalam peta sebaran banjir, kini kondisinya mulai surut. Namun Kabupaten katingan dan Kotawaringin Timur masih terendam banjir.

banjir kalteng
Banjir setinggi tiga meter merendam Desa Jahanjang di Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (ACTNews)

ACTNews, KALIMANTAN TENGAH – Hujan yang mengguyur secara terus menerus selama beberapa hari menyebabkan 11 Kota/Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah terendam banjir. Banjir yang terjadi juga mengakibatkan hampir 30 ribu KK atau sekitar 57 ribu jiwa terdampak.

Koordinator Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kalimantan Tengah Adi Cahyono menerangkan sejumlah wilayah yang masuk dalam peta sebaran banjir, kini kondisinya mulai surut. Tetapi dua Kabupaten seperti Kabupaten katingan dan Kotawaringin Timur masih terendam banjir.

Dua titik wilayah banjir yakni Desa Hanjalipan, Kecamatan Kotabesi, Kabupaten Kotawaringin Timur. Sedangkan di Kabupaten Katingan, ada tiga desa yakni Desa Telaga, Desa Buntut Bali dan Desa Tumbang Bulan.

“Ketinggian air di titik banjir mencapai dua meter. Sementara di Desa Telaga ketinggian air seleher orang dewasa dan untuk ke lokasi ini perlu biaya dan peralatan yang sangat memadai, sehingga bantuan-bantuan jarang masuk ke sini,” katanya saat dihubungi Selasa (14/9/2021).

Ia melanjutkan, warga yang terdampak memilih untuk tetap tinggal di rumah. Mereka membuat katil atau semacam tempat tidur dari kayu yang digunakan untuk beristirahat sekaligus menyimpan barang berharga.

Sementara, kondisi perekonomian di dua kabupaten yang mencakup empat desa lumpuh total. Pasar maupun pusat perbelanjaan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan Pos Kesehatan Desa dan Kantor Desa masih belum bisa beroperasi.

“Bantuan sembako warga kini mulai menipis, kesehatan mereka juga sangat perlu perhatian,” katanya.[]