2.000.000 Liter Air Minum Wakaf Sapa Masyarakat Indonesia di Penjuru Negeri

Lumbung Air Wakaf terus memproduksi Air Minum Wakaf yang kini telah terdistribusikan sebanyak 2,3 juta liter. Peruntukannya pun beragam, mulai pendistribusian dari untuk masyarakat prasejahtera, fasilitas publik seperti masjid dan pesantren, sampai kepada kegiatan tertentu seperti vaksinasi.

Proses pengemasan Air Minum Wakaf di Cijeruk, Bogor, Jawa Barat. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA – Lumbung Air Wakaf dari Global Wakaf-ACT terus berproduksi demi meluaskan kemanfaatan konsumsi air bersih untuk masyarakat. Per Jumat (25/6/2021), ada lebih dari 2,3 juta liter air bersih yang dinikmati masyarakat melalui program Lumbung Air Wakaf.

“Dalam bentuk kemasan, lebih dari 200 ribu karton Air Minum Wakaf yang telah kita distribusikan, baik dalam bentuk gelas maupun botol. Peruntukannya pun beragam, mulai pendistribusian dari untuk masyarakat prasejahtera, fasilitas publik seperti masjid dan pesantren, sampai kepada acara-acara tertentu seperti vaksinasi,” tutur Moch Nurul Ramadhan dari Tim Global Wakaf-ACT.

Saat ini Lumbung Air Wakaf tersebar di delapan titik yang ada di Indonesia, hasil kerja sama dengan sebelas mitra kolaborasi. Titik-titik tersebut di antaranya adalah Lhokseumawe, Payakumbuh, Lampung, Pandeglang, Bogor, Tasikmalaya, Kendal dan Pasuruan.


Tim produksi Lumbung Air Wakaf Lhokseumawe tengah mengemas Air Minum Wakaf yang siap didistribusikan. (ACTNews/Amanda Jufrian)

“Satu Lumbung Air Wakaf dapat memproduksi ribuan karton per harinya. Tidak hanya produk, kita juga menargetkan pemberdayaan ekonomi bagi para pekerja yang kita serap di Lumbung Air Wakaf,” terang Nurul.

Seperti Lumbung Air Wakaf di Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, yang dapat menghasilkan sekitar 12 ribu karton air minum. Produksinya dikerjakan dalam tiga sif.  Momon Mulyadi sebagai General Manager PT Harazaki Surya Abadi, yang merupakan mitra kolaborasi Lumbung Air Wakaf mengungkapkan, kehaadiran Lumbung AIr Wakaf Global Wakaf-ACT juga membawa kebermanfaatan tersendiri bagi pabrik.


“Bagi kami ini luar biasa, karena kami memiliki sumber air yang sangat-sangat berlimpah. Di mana kalau kita tidak produksi, air itu akan terbuang saja. Alhamdulillah ketika ada program seperti ini, mesin-mesin dan karyawan yang kami punya dapat berjalan dengan baik untuk mendukung aksi kebaikan,” ungkap Momon.[]