20 Orang Terjebak dalam Tanah Longsor Bulambuli, Uganda

Sembilan belas orang diduga masih terjebak tanah longsor di Distrik Bulambuli, Uganda. Sebagian lainnya mengungsi tanpa makanan dan tempat tinggal.

20 Orang Terjebak dalam Tanah Longsor Bulambuli, Uganda' photo

ACTNews, BULAMBULI – Dua puluh orang terjebak dalam tanah longsor yang melanda Distrik Bulambuli, Uganda, pada Kamis (29/8). Satu korban meninggal dunia berhasil ditemukan setelah empat hari terjebak di reruntuhan longsor, sebagaimana dikabarkan Daily Monitor, Ahad (1/9) lalu. Dalam laporan tersebut juga disebutkan, kemungkinan masih ada 19 korban yang belum ditemukan.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response (GHR) – Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengatakan, sekitar 75 rumah tertimbun tanah dan sedikitnya 145 orang meninggal dunia. “Mitra ACT di Uganda melaporkan, warga terdampak tanah longsor membutuhkan bantuan makanan dan pakaian,” terang Said, Rabu (4/9).

Hujan yang amat lebat menyebabkan bencana tanah longsor di sejumlah wilayah di Distrik Bulambuli. Lima orang warga Desa Gibeyi, Bulago, Distrik Bulambuli. Tanah longsor menerjang pusat perdagangan Bulago, Kamis (29/8) lalu.

Menurut Juru Bicara Perwakilan Pemerintah Bulago John Maleza Magomu, masih ada 19 orang hilang yang sedang dalam pencarian. “Pencarian masih terus berlangsung, namun kami terkendala dengan sejumlah fasilitas yang kami gunakan. Kami menggunakan cangkul  tanah, proses itu cukup memakan waktu,” kata John, dilansir dari Daily Monitor, Ahad (1/9).

Di sisi lain, pemerintah Uganda membutuhkan bantuan sejumlah konselor dan pendamping psikososial untuk para penyintas. []

Foto: mitra ACT

Bagikan