22 Orang Meninggal Hipotermia dalam Badai Salju di Pakistan

Para korban meninggal karena hipotermia.

badai salju pakistan
Mobil terjebak badai salju di Murree, Pakistan. (Dok. Reuters)

ACTNews, MURREE – Sebanyak 22 orang meninggal dunia di dalam kendaraan karena terjebak badai salju di Murree, Pakistan pada Sabtu (8/1/2022). Para korban terdiri dari 10 anak-anak dan 12 orang dewasa. Mereka dilaporkan meninggal karena mengalami hipotermia usai suhu di Murre turun hingga -8 derajat celcius.

Salju lebat diberitakan turun selama dua hari, pada Jumat (7/1/2022) dan Sabtu (8/1/2022). Salju menumpuk hingga lebih dari satu meter dan membuat para pengendara terjebak. Semua rute menuju Murree ditutup karena lalu lintas yang padat. Salju juga membuat alat berat untuk membersihkan mengalami kendala.

"Kami terdampar di mobil selama 18 hingga 20 jam dan terus menunggu. Kami benar-benar khawatir. Kami berdoa agar Allah bisa menyelamatkan kami saat itu," ujar Naveed Iqbal, salah satu korban selamat yang mobilnya terjebak dalam badai salju.

Dilaporkan media setempat, setidaknya ada seribu orang di Murree yang terdampak badai salju. Mereka terjebak dan kekurangan makanan. Otoritas terkait saat ini masih terus mengupayakan bantuan untuk mereka yang terdampak.

Banyak bangunan sekolah di Murree telah diubah menjadi kamp-kamp bantuan di mana pihak Pakistan menyediakan tempat berteduh dan makanan masyarakat terdampak. []