45 Tahun Mengajar, Hana Dedikasikan Diri untuk Mencerdaskan Bangsa

Mengajar selama 45 tahun, Hana menerima gaji Rp150 ribu per bulan. Meski begitu, ia mengaku akan tetap mengajar karena ia bertekad mendedikasikan hidup untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa.

hana musobihah
Hana Musobihah (kanan) saat menerima bantuan dari Global Zakat-ACT. (ACTNews)

ACTNews, CIAMIS – Konsisten menjadi pendidik dengan bayaran kurang dari upah minimum sangatlah sulit. Fokus guru harus terpecah antara mencari penghasilan tambahan dan mengajar. 

Namun, hal itu tidak dihiraukan guru honorer satu sekolah di Desa Hargamanah, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, Hana Musobihah (65). Selama 45 tahun mengajar, Hana menerima gaji Rp150 ribu per bulan. Ia juga berjalan kaki sejauh tiga kilometer.

Gaji tersebut tidak membuat Hana mencari penghasilan lain untuk menambah biaya kebutuhan hidup. Setelah mengajar sekolah pagi, Hana mengajar madrasah sampai asar. Lalu setelah maghrib ia mengajar ngaji anak-anak.

“Sudah bertekad mewakafkan hidup untuk pendidikan dan mengajar. Meski gaji sedikit, alhamdulillah cukup. Orang tua wali murid juga sering kasih bantuan,” ungkap Hana saat ditemui tim ACT Ciamis, Rabu (1/12/2021). 

Hana menceritakan, sejak awal ia mengajar, sudah banyak siswa yang sukses. Seperti menjadi ASN, pengusaha, pejabat sebuah perusahaan. Baginya, hal ini adalah bayaran terbesar yang diberikan siswa kepadanya. 

“Kebahagiaan seorang guru adalah saat muridnya berhasil. Artinya, pelajaran yang disampaikan bermanfaat bagi kehidupan mereka,” ungkap Hana.[]