5.000 Warga Taiz Kini Punya Akses Air Bersih

Sumur Wakaf sedalam 25 meter di bangun di Distrik Taiz. Distrik ini adalah salah satu kota di barat daya Yaman yang amat kekurangan air bersih. Perang membuat pasokan air di wilayah kering itu terhenti.

Sumur Wakaf di Distrik Taiz, Yaman, sedang dalam pembangunan. (ACTNews)

ACTNews, TAIZ – Selain masalah kemiskinan, Yaman juga dirundung krisis air. Berdasarkan data UNICEF tahun 2017, karena minim air bersih, penyakit kolera dan diare menjangkit 1,7 juta orang di Yaman dan menewaskan 2.800 jiwa.  Anak-anak juga menjadi korban, dengan total meninggal 493 orang dari 361.000 kasus.

Perang telah menghancurkan sumber-sumber air bersih di Yaman. Sekali pun ada, masyarakat setempat harus membeli dan tidak mampu membayar karena mereka tidak punya penghasilan. Jika pun mendapatkan gaji dari upah bekerja, uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian lainnya.

Permasalah air di Yaman direspon Global Wakaf-ACT dengan membangun Sumur Wakaf. Terbaru, Sumur Wakaf sedalam 25 meter di bangun di Distrik Taiz. Distrik ini adalah salah satu kota di barat daya Yaman yang amat kekurangan air bersih. Perang membuat pasokan air di wilayah kering itu terhenti.

Sumur Wakaf di Taiz mulai dibangun sejak awal Maret dan saat ini masih dalam masa pengerjaan. Said Mukaffiy Tim Global Humanity Response ACT mengungkapkan, pasokan air bersih dari Sumur Wakaf ini diharapkan bisa memberikan dampak signifikan pada pengurangan penyebaran penyakit akibat mengabaikan kebersihan dan penggunaan air minum yang tercemar. Sumur ini diharapkan mampu memberikan manfaat kepada 5.000 warga di sekitar Distrik Taiz. 

“Semoga dermawan Indonesia bisa terus menebar kebaikan di Yaman, salah satunya dengan membangun lebih banyak sumur-sumur wakaf demi membantu kehidupan mereka,” kata Said. Sejauh ini, Sumur Wakaf telah memberikan banyak manfaat di berbagai negara implementasi.[]