5 Dasar Pertolongan Pertama yang Harus Diketahui

Lima dasar pertolongan pertama yang perlu diketahui adalah cara mengatasi memar, cara mengatasi luka bakar, cara mengatasi luka terbuka, cara mengatasi mimisan, dan cara mengatasi luka terkena serpihan benda asing.

6 Dasar Pertolongan Pertama
Koordinator Emergency Response - Humanity Medical Services ACT dr. Bara Purnawan Putra sedang memberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar atau Basic Life Support kepada MRI Jakarta Timur, Ahad (03/11/2021). (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA Pertolongan pertama sangat penting saat seseorang mengalami berbagai jenis kecelakaan. Namun hanya sedikit orang yang paham dan memiliki pengetahuan dasar pertolongan pertama.

Kali ini Disaster Management Institute of indonesia (DMII) akan membahas lima pertolongan dasar yang wajib diketahui melalui Tim Training, Education & Development DMII Erry Septiadi.

Pertolongan pertama untuk mengatasi memar

Memar bisa disebabkan oleh apapun, baik oleh benturan, pukulan, atau hal lainnya. Warna biru keunguan di permukaan kulit terjadi akibat pembuluh darah yang pecah dan menyebabkan darah menjadi menggumpal.

“Mengompres dengan es batu adalah bentuk pertolongan pertama yang dapat mempersempit pembuluh darah yang bocor tersebut dan memulihkannya perlahan,” ujarnya.

Kata Erry, untuk 48 jam pertama, kompreslah bagian tubuh yang memar dengan es batu selama 20 menit setiap satu jam sekali. Kemudian setelah 48 jam berlalu, gantilah kompresan tersebut dengan kain yang telah dibasahi air hangat untuk merangsang sirkulasi kembali normal.

Pertolongan pertama mengatasi kulit terbakar

Erry menerangkan ketika kulit terbakar, hal yang bisa dilakukan adalah mengaliri bagian yang terbakar dengan air mengalir selama 15-20 menit. Kemudian mengompres area tubuh yang terbakar dengan kain yang telah dibasahi dengan air dingin.  “Jangan mengoleskan salep dengan kandungan aloe vera atau vitamin E,” ujarnya.

Pertolongan pertama mengatasi luka terbuka akibat tersayat atau terpotong

Jika mengalami luka tersayat atau terpotong segeralah cuci bagian tubuh yang terluka dengan air mengalir dan hindari mencuci luka dengan alkohol. Karena jika menggunakan alkohol, cairan tersebut justru akan memberikan sensasi panas dan rasa terbakar pada luka.

“Setelah memastikan luka tercuci dengan bersih, Anda bisa mengoleskan salep antiseptik pada luka dan tutup luka dengan perban,” jelas Erry.

Pertolongan pertama mengatasi mimisan

Sementara, hal yang bisa dilakukan ketika mengalami mimisan, kata Erry, kompres hidung untuk mencegah perdarahan. Tindakan yang tidak boleh dilakukan adalah masukkan tisu ke dalam hidung sambil menengadahkan kepala.

“Jika menengadahkan kepala ke belakang dan menyumbat hidung dengan tisu hanya akan membuat darah turun ke arah tenggorokan dan perut Anda. Apabila Anda menelan terlalu banyak darah, maka hal itu akan semakin buruk bagi kesehatan,” jelasnya.

Pertolongan pertama saat tertusuk serpihan benda asing

Tertusuk serpihan adalah hal yang paling sering terjadi. Kata Erry, jika tertusuk serpihan benda asing cobalah ambil serpihan yang tertusuk itu dengan menggunakan pinset.

“Jangan sampai mengabaikannya atau hanya merendamnya di air. Karena ketika Anda tertusuk serpihan seperti kayu, gunakan pinset untuk menariknya keluar,” ucap Erry.

Setelah mendapatkan serpihan tersebut, cuci area tubuh itu dengan sabun dan oleskan salep antibakteri. Dikhawatirkan adanya bakteri yang menempel pada serpihan benda.[]