516.696 Jiwa Menerima Manfaat Wakaf Air Produktif dari Global Wakaf-ACT

Kebermanfaatan program Wakaf Air Produktif dari Global Wakaf-ACT telah dirasakan 516.696 jiwa penerima manfaat. Per 23 Juli 2021, manfaat Wakaf Air Produktif telah menjangkau di 28 Provinsi, 170 Kabupaten/Kota, 405 Kecamatan, dan 502 Desa/Kelurahan.

Salah satu wilayah penerima manfaat Wakaf Air Produktif di Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung, Pacitan. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Air merupakan sumber kehidupan dan kebutuhan dasar bagi semua makhluk hidup di muka bumi ini. Terlebih masyarakat dunia sudah sepakat akan jaminan ketersediaan serta pengelolaan air bersih yang layak bagi semua sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Nyatanya krisis air masih terus berlangsung dan menjadi semakin parah bagi warga dunia. Data World Resources Institute (WRI) menyatakan, sebanyak 1,8 miliar orang di 17 negara saat ini atau sekitar seperempat dari populasi dunia hidup di wilayah dengan persediaan air yang tak sebanding dengan kebutuhan warganya. 

Tak hanya warga dunia, Indonesia saat ini tengah terancam bahaya kekeringan dan krisis air di sejumlah wilayah. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebut, Indonesia sebagai negara beriklim basah, namun memiliki indeks kelangkaan air yang tinggi.

“Indonesia kan terdiri dari dua musim ya, tapi memang ada beberapa wilayah mengalami kekeringan karena wilayahnya itu daerah kering. Nah wilayah seperti ini yang menjadi target sasaran kita, terkadang masyarakat punya sumber airnya namun tidak memiliki aksesnya karena mereka tidak mampu membuat sumur atau sumber airnya jauh dari pemukiman,” ungkap Head Program Wakaf Air Produktif Eka Setiawaty, dalam siaran “Yuk Alirkan Air, Manfaat Bergilir, Pahala Mengalir!” di ACT TV, pada Selasa (27/7/2021).

Kehadiran program Wakaf Air Produktif dari Global Wakaf-ACT menjadi solusi di tengah krisis air yang melanda Indonesia. Program pengelolaan dana wakaf ini meningkatkan produktifitas  perekonomian masyarakat agar tercapai peningkatan kesejahteraan. Per 23 Juli 2021, manfaat Wakaf Air Produktif telah dirasakan 516.696 jiwa di 28 Provinsi, 170 Kabupaten/Kota, 405 Kecamatan, dan 502 Desa/Kelurahan.

Eka menambahkan, Wakaf Air Produktif yang selama ini dirasakan oleh masyarakat Indonesia telah dibangun di 859 lokasi, yang mana terdiri atas Sumur Wakaf Keluarga Miskin, Sumur Wakaf Masjid/Musala, Sumur Wakaf Pesantren, Sumur Wakaf Madrasah/Sekolah, Sumur Wakaf Desa/Kelurahan, Sumur Wakaf Pertanian, dan Sumur Wakaf Perikanan.

“Target ke depan Wakaf Air Produktif tentunya semua masyarakat bisa mendapatkan akses air minum dengan layak dan bersih, tetapi tidak membebaskan mereka dengan biaya-biaya tertentu yang akan menjadi beban kehidupan lagi. Kita ingin 100 persen masyarakat Indonesia dan global dengan mudah mendapatkan akses air bersih,” tutur Eka.

Tak hanya itu, Eka mengungkapkan rasa terima kasih atas wakaf yang telah disalurkan masyarakat Indonesia melalui Global Wakaf-ACT. “Kami dari Wakaf Air Produktif ingin mengajak masyarakat semua ikut berpartisipasi menyediakan air bersih kepada masyarakat dari rezeki yang Anda punya sekalipun, ketika Anda ikhlas memberikan kepada masyarakat. Insyaallah menjadi pahala yang mengalir karena air manfaatnya terus bergilir kepada masyarakat,” tambah Eka.[]