519 Penyintas Wamena Asal Jatim Tiba di Tanjung Perak Surabaya

Aksi Cepat Tanggap berkolaborasi dengan Pelindo dan sejumlah mitra lainnya membuka layanan kesehatan dan makan gratis untuk memfasilitasi pengungsi dari Wamena asal Jatim yang baru saja tiba di Surabaya.

519 Penyintas Wamena Asal Jatim Tiba di Tanjung Perak Surabaya' photo
ACT menyambut kedatangan para penyintas Wamena asal Jatim di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (ACTNews/Rizky R.B.)

ACTNews, SURABAYA - Gelombang penyintas dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, yang kepulangannya difasilitasi pemerintah, mulai berdatangan pada Kamis (17/10). Menumpangi Kapal Dobonsolo,  519 penyintas yang terdiri dari dewasa dan anak-anak, tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. 

Aksi Cepat Tanggap berkolaborasi dengan Pelindo dan sejumlah mitra lainnya membuka layanan kesehatan dan makan gratis untuk memfasilitasi pengungsi dari Wamena asal Jatim yang baru saja tiba. Selain itu, tim ACT turut memberikan layanan psikososial untuk menghibur anak-anak para penyintas konflik Wamena.

"ACT menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan sekaligus makanan siap santap gratis bagi para penyintas yang hari ini tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," ungkap Wahyu Sulistianto Putro selaku Kepala Cabang ACT Jatim.

Ratusan warga Wamena asal Jatim tersebut telah berangkat pada Kamis (10/20) dari Jayapura. Sebelumnya, Kapal Dobonsolo terlebih dahulu transit di pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar untuk menurunkan penyintas asal Sulawesi Selatan.

ACT Jatim bersama Pemprov Jatim dan Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak menyambut kedatangan para penyintas dengan sangat antusias. Penyintas asal Jatim ini akan diarahkan menuju Wisma Transito Disnakertrans Jawa Timur untuk didata dan setelahnya diantar kembali ke kampung halamannya. Sebagian besar penyintas berasal dari Pasuruan, Probolinggo, Jember, dan Banyuwangi.

Pemprov Jatim diwakili oleh Kepala Bakesbangpol Jonathan Judianto menyatakan bahwa Pemprov Jatim juga memfasilitasi warganya yang menjadi korban konflik kemanusiaan di Wamena.


Tim Medis ACT tengah memeriksa kondisi kesehatan warga Wamena asal Jatim yang baru tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (ACTNews/Rizky R.B.)

"Pemprov memfasilitasi warga Jatim yang menjadi pengungsi akibat tragedi kemanusiaan di Wamena. Kita sediakan fasilitas bus untuk mengangkut warga sampai ke tempat tujuan masing-masing," terang Jonathan.

Sementara itu, Amiroh, warga Wamena asal Trenggalek, sangat bersyukur bisa sampai ke Jatim kembali.

"Kami bersyukur bisa kembali ke Jawa Timur dengan selamat. Kami akan kembali ke Wamena kalau kondisi di sana sudah kondusif seperti sedia kala," Ujar Amiroh. []

Bagikan