547 Warga Palestina Dipenjara Seumur Hidup oleh Israel

Keputusan Israel menjatuhi hukuman penjara seumur kepada 547 orang warga Palestina dikecam Palestinian Prisoner Society.

tahanan palestina di israel
Ilustrasi. Warga Palestina yang ditangkap Israel. (Dokumen Istimewa)

ACTNews, TEPI BARAT – Palestinian Prisoner Society (PPS), sebuah kelompok hak asasi manusia yang melakukan riset terhadap warga Palestina yang ditahan Israel melaporkan, jumlah warga Palestina yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh otoritas Israel telah melonjak hingga 547 orang.

Angka tersebut terbilang sangat tinggi. Hukuman yang diberikan Israel tidak berdasarkan keadilan. Pasalnya, banyak warga Palestina ditangkap tanpa alasan yang jelas. Banyak pula yang hanya melakukan kesalahan sepele, namun mendapat hukuman yang berat.

Secara total, laporan tersebut juga memperkirakan bahwa 4.550 warga Palestina masih ditahan di penjara Israel sejauh ini, termasuk 32 wanita, 170 anak di bawah umur, dan 500 orang ditahan di bawah kebijakan penahanan administratif Israel.

Keberlangsungan hidup warga Palestina yang ditahan Israel pun turut menjadi kritikan oleh sejumlah pihak. Banyak kasus saat warga Palestina yang ditahan, dibiarkan kelaparan dengan tidak diberi jatah makan berhari-hari.

Kasus kekerasan dan pelanggaran privasi warga Palestina yang ditahan pun sempat menjadi sorotan media-media internasional. Para wanita yang ditahan kerap tidak mendapat ruangan tertutup untuk berganti pakaian. Selain itu, otoritas penjara Israel juga kerap melanggar aturan administratif dengan tidak mengizinkan warga Palestina yang ditahan untuk dibesuk.

Dalam laporan PPS sebelumnya, 95 persen warga Palestina di penjara-penjara Israel dilaporkan mengalami penyiksaan. Israel menerapkan berbagai cara untuk menyiksa warga Palestina yang ditangkap, baik secara fisik dan psikologis melalui sistem kekerasan komprehensif.[]