900 Jiwa Terdampak Banjir Bandang di Puncak, Bogor

Banjir bandang menerjang ratusan rumah di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021). Hingga pukul 13.50, tercatat 900 jiwa terdampak. Sebanyak 464 jiwa atau 134 kepala keluarga diungsikan sementara ke tempat lebih aman di sekitar lokasi.

Salah satu lokasi terdampak banjir di Bogor. (ACTNews)

ACTNews, BOGOR – Banjir bandang menerjang ratusan rumah di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021). Banjir menyebabkan rumah-rumah serta akses jalan yang dilaluinya menjadi rusak dan tak dapat dilalui oleh kendaraan.

Pusdalops BPBD Bogor melaporkan, per Selasa pukul 13.50, jumlah warga terdampak mencapai 900 jiwa. Informasi sementara, ada 464 jiwa dari 134 kepala keluarga diungsikan sementara ke tempat lebih aman di sekitar lokasi. Sementara petugas gabungan dari BPBD, TAGANA, TNI dan Kepolisian sudah bersiaga di lokasi untuk membantu mengevakuasi warga.

"Untuk korban sampai saat ini belum ada laporan. Tetapi warga diungsikan dulu ke tempat aman," kata Kepala Tagana Kabupaten Bogor Taufik.


Banjir diduga akibat hujan yang mengguyur sejak Senin (18/1/2021) malam kemarin hingga menyebabkan aliran anak Sungai Ciliwung meluap. Merespons bencana ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bogor langsung begerak ke lokasi.

“Insyaallah tim relawan MRI Bogor Raya segera menuju lokasi untuk asesmen lebih lanjut. Sembari fokus kepada evakuasi, kami juga membawa bantuan berupa pemenuhan kebutuhan dasar untuk para pengungsi sementara waktu, serta membawa tim medis untuk kondisi darurat,” ujar Khisnul.

Khisnul berharap dukungan dari para dermawan agar masyarakat dapat melalui bencana ini secepatnya. “Tentunya bantuan dari para dermawan dapat meringankan ujian yang saat ini sedang mereka alami. Untuk itu kami mengajak para dermawan untuk memberikan sedekah terbaiknya melalui laman Indonesia Dermawan,” ajak Khisnul. []