Aceh Wakaf Corporation Letakkan Batu Pertama Pembangunan Lumbung Air Wakaf

Lumbung Air Wakaf segera dibangun di Gampong Paya Keureuleh, Aceh Besar, ditandai dengan peletakkan batu pertama pembangunan pada Jumat (30/7/2021) ini. Pembangunan ini diharapkan dapat memasifkan distribusi Air Minum Wakaf di Indonesia, serta mengembangkan Kawasan Wakaf Produktif di Aceh.

wakaf produktif aceh
Peletakan batu pertama pembangunan Lumbung Air Wakaf yang akan dibangun di Gampong Paya Keureuleh, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. (ACTNews/Dimas Aldrian D.)

ACTNews, ACEH BESAR – Aceh Wakaf Corporation (AWC) dari Global Wakaf-ACT meletakkan batu pertama pembangunan Lumbung Air Wakaf (LAW) di Gampong Paya Keureuleh, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Helatan pada Jumat (30/7/2021) ini, merupakan langkah awal Aceh Wakaf Corporation semenjak diresmikan beberapa waktu lalu.

Lumbung Air Wakaf adalah Program Wakaf yang dikelola oleh tim Global Wakaf-ACT untuk memproduksi air minum dalam kemasan (Air Minum Wakaf) dan dibagikan kepada penerima manfaat secara gratis. Pendistribusian ini mengarah kepada pesantren, masjid, majelis, wilayah yang terkena bencana, dan lain-lain.

Program ini mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat sekitar. Dalam seremoni ini turut hadir Presiden Direktur Global Wakaf Corporation Gunawan, Presiden Direktur Aceh Wakaf Corporation Husaini Ismail, Kepala Cabang ACT Aceh Zulfurqan dan juga Tgk. Nurdin sebagai pewakif, Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Besar Nurul Hadi serta disaksikan masyarakat setempat.

“Ini adalah Lumbung Air Wakaf pertama di Aceh, di mana pembangunan ini dibiayai oleh wakaf, dan akan dikembalikan kepada masyarakat Aceh dalam bentuk Air Minum Wakaf gratis. Saat ini yang di Aceh masih maklon (kolaborasi) dengan perusahaan lain, maka itu kami membangun Lumbung Air Wakaf ini agar kebermanfaatannya jauh lebih besar. Tidak hanya untuk masyarakat di sekitar saja, namun masyarakat luas,” sebut Gunawan.


Menurut Presiden Direktur Global Wakaf Corporation (GWC) Gunawan, Lumbung Air Wakaf sebagai wakaf produktif ini akan menjadi pelopor untuk daerah lainnya di Indonesia. (ACTNews/Dimas Aldrian D.)

Mahdi Muhammad sebagai Komisaris dari Aceh Wakaf Corporation menyebutkan bahwa kehadiran Lumbung Air Wakaf merupakan salah satu langkah awal dari pemberdayaan wakaf produktif yang dikelola oleh Aceh Wakaf Corporation. Selanjutnya pengembangannya adalah menjadikan Aceh mempunyai Kawasan Wakaf Terpadu (KWT), di mana dari wakaf pusat perekonomian dan peradaban dapat terbentuk.

“Karena ini adalah yang pertama di Aceh, bahkan Sumatra. Lokasi seluas 2.000 meter persegi ini dekat dengan mata air yang begitu deras, per detiknya dapat mengalirkan kurang lebih 20 liter debit air. Sangat cocok jika dibangun Lumbung Air Wakaf yang dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat Aceh,” tambahnya.


Rencana ke depannya, Aceh Wakaf Corporation juga akan mengelola bidang lain. Seperti pangan, perkebunan, beras, dan juga perikanan. Dengan harapan di masa mendatang ini akan menjadi sumber kemakmuran bagi masyarakat Aceh.

Acara ditutup dengan dilakukannya peletakan batu pertama dan direkatkan dengan semen yang telah diolah sebelumnya secara bergantian sebagai simbolis bahwa pembangunan awal Lumbung Air Wakaf di Aceh telah dimulai. []