ACT Aceh dan Abu Nawas Bagikan 3.000 Paket Nasi Gratis

Program layanan makan gratis ini disambut bahagia oleh penerima manfaat seperti para penumpang bus, tukang parkir, pengemis, pemulung, penjual jamblang di sekitar jembatan, penarik becak, musafir, murid dayah yang sedang menuntut ilmu, mahasiswa, dan lainnya.

ACT Aceh dan Abu Nawas Bagikan 3.000 Paket Nasi Gratis' photo

ACTNews, BANDA ACEH – Warung Bakso Abu Nawas berkolaborasi dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - ACT Aceh mendistribusikan 3.000 paket nasi gratis kepada masyarakat yang membutuhkan di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar. Pendistribusian dilaksanakan secara bertahap pada Senin (22/7).


Laila Khalidah dari Tim Program ACT Aceh mengatakan, pendistribusian dilaksanakan di lokasi berbeda seperti rumah sakit, halte bus, dayah, kawasan terminal, kawasan jembatan Pante Pirak, masjid, Pelabuhan Ulee Lheue, dan sejumlah titik lokasi lainnya. “Layanan makan gratis ini kita didistribusikan di lokasi di mana masyarakatnya membutuhkan, sesuai amanah dari pemilik Warung Bakso Abu Nawas,” terang Laila, Senin (22/7).


Program layanan makan gratis disambut bahagia oleh penerima manfaat seperti para penumpang bus, tukang parkir, pengemis, pemulung, penjual jamblang di sekitar jembatan, penarik becak, musafir, murid dayah yang sedang menuntut ilmu, mahasiswa, dan lainnya. 

Ika Puspita Yuda selaku Pemilik Warung Bakso Abu Nawas bersyukur bisa berkolaborasi dengan ACT Aceh dalam pendistribusian paket nasi gratis itu. Ia berharap makanan yang didistribusikan bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya. 

“Ini awal kolaborasi kami dengan ACT Aceh untuk pendistribusian paket nasi gratis. Ke depannya mudah-mudahan jauh lebih banyak lagi yang bisa diberikan kepada masyarakat,” ucap Ika.



Pemahaman Ika terhadap makna sedekah memperkuat niatnya untuk saling berbagi. Ia dan suami sudah melaksanakan program-program berbagi kebahagiaan lainnya. Misalnya, makan gratis setiap Senin dan Kamis bagi yang puasa dan membaca Surat Al-Kahfi. 

Beberapa bulan ke depan, Ika akan mendirikan satu outlet Warung Bakso Abu Nawas lagi. Seratus persen keuntungannya digunakan untuk sedekah. “Kapan lagi kita bersedekah lebih besar, kecuali kalau kita punya bisnis sendiri? Semua memang untuk kita sedekahkan. Saya dan suami memiliki satu visi dan misi yang sama, yaitu menjadikan bisnis bukan hanya sebagai ajang mencari rezeki, tetapi bisa juga membantu orang lain,” tegas Ika. []

Tag

Bagikan