ACT Ajak Masyarakat Yogyakarta Jaga Optimisme Bangsa

Meluncurkan gerakan "Bangkit Bangsaku", ACT DI Yogyakarta berikhtiar menebar semangat optimisme dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Kepala Cabang ACT DI Yogyakarta Bagus Suryanto saat membuka gerakan "Bangkit Bangsaku" di Kota Yogyakarta. (ACTNews)

ACTNews, YOGYAKARTA – Pandemi Covid-19 di tanah air telah berlangsung tujuh bulan. Pagebluk corona baru berdampak pada perekonomian masyarakat dan bangsa. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan para pengusaha gulung tikar. Covid-19 juga membuat perekonomian bangsa menurun drastis hingga terancam resesi ekonomi. 

Di tengah keresahan itu, Aksi Cepat Tanggap Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan gerakan "Bangkit Bangsaku", Jumat (9/10). Gerakan ini mengajak masyarakat luas menjaga optimisme bangsa serta meluaskan andil dalam membantu sesama di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Cabang ACT DI Yogyakarta Bagus Suryanto menjelaskan, fokus gerakan "Bangkit Bangsaku" yang dilakukan ACT DI Yogyakarta bergerak di bidang sosial, ekonomi, kesehatan, dan air bersih.

"Fokus kami selain memberikan bantuan juga ingin memandirikan masyarakat melalui ekonomi. Juga pemenuhan kebutuhan paling dasar salah satunya adalah pangan, dan ketersediaan air bersih," kata Bagus.

Sejumlah program yang digalakkan dalam ranah sosial antara lain Lumbung Sedekah Pangan (LSP), Operasi Pangan Gratis (OPG), Operasi Beras Gratis (OBG), Operasi Makan Gratis (OMG), serta bantuan pangan gratis untuk lansia dan anak yatim. 

“Sejumlah program di bidang ekonomi juga kami siapkan, yaitu Wakaf Modal Usaha Mikro dan Sahabat UMI. Di bidang kesehatan, ACT membantu penyediaan APD bagi tenaga medis, aksi desinfeksi, hingga dukungan pangan dan multivitamin bagi tenaga kesehatan yang menangani langsung kasus Covid-19,” lanjut Bagus.

Sementara, aksi membersamai bangsa juga dilakukan ACT DI Yogyakarta dalam program rutin bantuan air bersih untuk masyarakat yang mengalami kekeringan di Gunungkidul, serta pembangunan Sumur Wakaf di 34 titik tersebar wilayah DI Yogyakarta. 

Dalam peluncuran program itu hadir pula tokoh agama Ustaz Muh Jazir yang mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebaikan di saat sulit sekali pun.[]