ACT Bersama dengan MUI Salurkan Hewan Kurban di Kabupaten Agam

Global Qurban-ACT bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyalurkan sapi kurban untuk masyarakat di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Bukittinggi, Sumatera Barat. Hewan kurban ini merupakan salah satu implementasi ACT bersama MUI dalam program Distribusi 1.000 Sapi Kurban untuk Masyarakat Terdampak Pandemi di Jawa-Bali.

Global Qurban
Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan membagikan daging kurban kepada warga Matur, Kabupaten Agam. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN AGAM – Global Qurban-Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyalurkan sapi kurban untuk masyarakat Matur, Kabupaten Agam, Bukittinggi, Sumatera Barat. Hewan kurban ini merupakan salah satu implementasi ACT bersama MUI dalam program Distribusi 1.000 Sapi Kurban untuk Masyarakat Terdampak Pandemi di Jawa-Bali.

Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan mengatakan pemotongan hewan kurban hari kedua, yang dilaksanakan di dua tempat. Pertama di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan kedua di tengah-tengah masyarakat Matur, Kabupaten Agam.

“Alhamdulillah sebanyak dua hewan kurban sapi kita potong di sini. Pelaksanaan di Matur menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Mudah-mudahan ini bagian dari keteladanan kita bagi masyarakat untuk bisa berbagi daging kurban,” ujarnya dalam keterangan yang diterima pada Kamis (22/7/2021).

Ia melanjutkan dua hewan yang kurban ini nantinya akan dibagikan kepada 230 penerima manfaat di Matur. Mengingat masyarakat di sini kebanyakan warga prasejahtera yang jarang mencicipi hidangan berupa daging kurban.

“Mari kita raih kemuliaan ini, semoga Allah terus memberi kesempatan pada kita dan kita bisa gunakan sebaik-baiknya. Semoga Allah meridhoi dan melapangkan rezeki kita,” kata Amirsyah.

Tak lupa ia ucapkan terimakasih kepada para donatur dan para dermawan yang telah membantu saudara-saudara di tanah air. Mengingat banyak dari mereka mengalami kondisi kurang beruntung akibat faktor ekonomi sekaligus pandemi covid-19.

“Terus terang masyarakat sangat terharu sekali, dengan bantuan daging kurban yang disalurkan kepada mereka. Mudah-mudah menjadi amal jariyah bagi para donatur,” ucapnya.

Berqurban Tanpa Batas, kerjasama MUI dan ACT menjadi bagian dari komitmen keumatan dan kebangsaan untuk peduli kepada saudara-saudara yang membutuhkan. Belum lagi pandemi Covid-19 yang menyelimuti Indonesia sudah berlangsung selama hampir dua tahun. Ditambah kebijakan PPKM Darurat membuat mereka harus terus bertahan dalam kesulitan.

Pada hari tasyrik ini, Amirsyah mengajak para dermawan untuk  terus manfaatkan momentum untuk berkurban. Sehingga manfaat daging kurban bisa dirasakan oleh mereka yang terdampak.

“Saya mengajak para donatur dan dermawan untuk memanfaatkan sisa dua hari Iduladha untuk berkurban kepada mereka yang membutuhkan di seluruh pelosok negeri. Maka dari itu, benar adanya berqurban tanpa batas melewati cakupan yang luas. Yang jelas mereka yang punya hak harus kita bagikan agar berqurban tanpa batas bisa bermanfaat,” katanya.

Tak lupa tokoh masyarakat Matur, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan sapi kurban yang disalurkan oleh ACT dan MUI. Menurutnya daging kurban ini bisa bermanfaat dan mendatangkan berkah untuk masyarakat di Matur, Kabupaten Agam.

“Terima kasih atas nama warga masyarakat Matur, mudah-mudahan apa yang diprogramkan ACT dan MUI membawa hikmah dan berkah bagi kami,” ujarnya.