ACT Bersama Vivo Bagikan 28.000 Lembar Masker di Bekasi dan Karawang

Sebanyak 28.000 lembar masker diberikan kepada masyarakat umum, tenaga medis, dan tenaga nonmedis di sejumlah rumah sakit di Kota dan Kabupaten Bekasi serta Karawang.

Pengemudi ojek daring jadi sasaran penerima bantuan masker gratis dari ACT bersama Vivo. (ACTNews)

ACTNews, BEKASI – Aksi Cepat Tanggap Bekasi menyalurkan 28 ribu lembar masker gratis kepada masyarakat di Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Karawang. Pembagian masker gratis kepada masyarakat tersebut dilakukan di sejumlah titik di Bekasi, mulai Rabu (15/4) hingga Jumat (17/4) pekan ini. 

Kepala Cabang ACT Bekasi Ishaq Maulana mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan program kolaborasi antara ACT dan produsen ponsel pintar Vivo. Kolaborasi ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19, terlebih lagi setelah diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi mulai Rabu (15/4).

“Mulai hari ini kita akan bagikan masker gratis kepada masyarakat di Bekasi dengan jumlah total 28 ribu lembar masker kepada para masyarakat yang membutuhkan. Apalagi masker saat ini diwajibkan di masa PSBB dua minggu ke depan, tapi di sisi lain ketersediaan masker yang sesuai standar itu sangat sulit didapat,” ujar Ishaq, Rabu (15/4). 

Ishaq melanjutkan, masker-masker tersebut selain dibagikan kepada masyarakat umum yang membutuhkan, juga diprioritaskan kepada tenaga medis dan nonmedis yang merawat pasien dalam pengawasan (PDP). Rencananya, pembagian masker untuk tenaga medis dan nonmedis akan menyasar delapan rumah sakit di Bekasi, seperti RS Citra Harapan Bekasi Barat, RS Hermina Bekasi Timur, RS Awal Bros Bekasi Barat, dan RSUD Kabupaten Bekasi, RS Cibitung Medika, RS Annisa Cikarang, RS Adam Thalib, dan RS Mitra Cikarang,

“Khusus rumah sakit saja ada sekitar enam ribu lembar masker untuk para pejuang medis dan nonmedis di rumah sakit yang merawat karena mereka masih mengalami keterbatasan, sehingga dengan kami salurkan semoga bisa membantu menjaga kesehatan para pejuang medis dan nonmedis yang bertugas,” kata Ishaq. 

Salah satu penerima bantuan masker gratis tersebut, dr. Agung, mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan, mengingat saat ini ketersediaan masker sulit didapatkan apalagi untuk para tenaga medis dan nonmedis. 

“Alhamdulillah, terima kasih ACT dan Vivo yang memberikan masker. Ini sangat bermanfaat bagi kami. Sekali lagi terima kasih semoga tim ACT dan para donatur selalu dilimpahkan rezekinya dan diberi kesehatan selalu,” ujar dr. Agung, salah satu dokter umum di RS Citra Harapan, Bekasi Barat.

Selain ke rumah sakit, ACT juga sudah mendistribusikan masker di beberapa titik, seperti lampu merah simpang Tol Cibitung, di depan Sentra Grosir Cikarang (SGC), dan Terminal Cikarang yang diperuntukkan kepada para pengendara sepeda motor dan pengemudi serta penumpang angkutan umum.

Sebelumnya pada Kamis (9/4), Vivo Indonesia menyerahkan bantuan 150.000 lembar masker melalui ACT untuk dibagikan ke masyarakat di berbagai wilayah. Selain Bekasi dan Karawang, bantuan masker ini juga diberikan kepada masyarakat di Kota dan Kabupaten Bogor, Depok, Sukabumi, serta Kota dan Kabupaten Tangerang. []