ACT dan Komunitas Lokal Hadirkan Bantuan Untuk Penyintas Banjir Kabupaten Paser

Bersama sejumlah komunitas lokal, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Timur mendistribusikan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai untuk penyintas pasa Kamis (14/10/2021) kemarin.

bantuan banjir paser
Serah terima bantuan untuk para penyintas banjir di Kabupaten Paser. (ACTNews/Afif Karomi)

ACTNews, PASER – Banjir bandang Kabupaten Paser belum mereda. Banjir yang melanda sejak Selasa (5/10/2021) lalu ini, masih menggenangi rumah warga. Ketinggian banjir saat ini masih mencapai 1 hingga 2 Meter, sementara kondisi curah hujan saat ini masih tinggi sehingga warga khawatir air semakin meninggi.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebut, dampak banjir ini merendam 2 Kecamatan, 14 desa, dan kurang lebih 1.588 bangunan. Diperkirakan 1.856 kepala keluarga terdampak, dan 6.289 jiwa mengungsi. “Bantuan yang dibutuhkan para penyintas saat ini berupa selimut, makanan siap santap, kebutuhan pokok, obat-obatan, paket hygiene dan makanan bayi,” ungkap Dimas sebagai Head of Volunteer Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Timur pada Kamis (14/10/2021) kemarin.

Untuk membantu para penyintas, Tim ACT bersama gabungan komunitas lokal Yayasan Paser Peduli Sesama, SMKN 1 Grogot dan BEM Politeknik Negeri Samarinda memberikan bantuan. Bantuan ini berupa sembako dan pakaian layak pakai untuk warga di salah satu pusat posko pengungsian di Kantor Kelurahan Longkali, Jalan Penajam-Kuaro, Kecamatan Longkali.


Hingga saat ini tim Aksi Cepat Tanggap terus membersamai penyintas bencana banjir Kabupaten Paser. “Terima kasih kepada para tim gabungan relawan dan para dermawan yang terus aktif di lapangan untuk membantu saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga dengan uluran tangan kita semua, kondisi para penyintas dapat cepat pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal sepenuhnya,” harap Dimas.

Dewi salah satu penyintas mengucapkan terima kasihnya. “Terima kasih kepada tim relawan dan para dermawan yang sudah membantu kami saat banjir terjadi. Mulai dari proses evakuasi sampai ke posko. Harapan saya semoga banjir ini dapat segera surut,” ungkap dia. []