ACT dan LAZ Senyum Dhuafa Berbagi Sayur untuk Warga Terdampak Pandemi

Pandemi pun berdampak kepada para petani, seperti yang terjadi di Pati, Jawa Tengah. Para pengepul tidak lagi rutin mengambil dari petani dengan alasan pasar sepi. Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Senyum Dhuafa mempeli sayuran yang diproduksi para petani pada Sabtu (6/6) lalu, untuk dibagikan kepada masyarakat.

ACT dan LAZ Senyum Dhuafa Berbagi Sayur untuk Warga Terdampak Pandemi' photo
Serah terima bantuan untuk para petani di Pati, Jawa Tengah. (ACTNews)

ACTNews, PATI – Wabah Covid-19 yang masih belum usai hingga kini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi hampir seluruh lapisan masyarakat termasuk para petani sayuran. Seperti beberapa petani sayuran di Kabupaten Pati pada Sabtu (6/6) lalu, yang menyebutkan bahwa para pengepul tidak lagi rutin mengambil dari petani dengan alasan pasar sepi.

Waktu panen bisa mundur 4-5 hari karena hal tersebut. Walhasil sayur yang ada di petani terlalu tua sehingga tidak laku di pasar. Anna Fauzia selaku Manajer Program Lembaga Amil Zakat (LAZ) Senyum Dhuafa mengatakan, para petani pun kini tak lagi berharap bisa menjual dengan harga yang tinggi.

“Harapan petani kini sederhana, berapa pun harganya dan apa pun kondisinya, sayur hasil panen harus laku terjual agar tidak dibuang,” ungkap Anna.

Melihat kondisi di lapangan, ACT Jawa Tengah dan LAZ Senyum Dhuafa mengadakan kegiatan berbagi sayur gratis untuk masyarakat. “Alhamdulillah terkumpul satu bak mobil colt sayuran hasil dari para petani lokal di Kabupaten Pati yang terdiri dari sawi putih, sawi hijau, cabai, seledri, dan daun bawang,” imbuh Anna.


Kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu meningkatkan penjualan hasil panen para petani sayur lokal. Di sisi penerima manfaat, pembagian sayur gratis ini juga mampu membantu masyarakat prasejahtera yang terdampak Covid-19 dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Giyanto selaku Kepala Cabang ACT Jawa Tengah mengapresiasi program kolaborasi yang mampu memberdayakan petani ini. “Alhamdulillah kami ucapkan kepada para petani yang sudah bekerja sama. Kegiatan ini dilaksanakan merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Pati dan melibatkan relawan kemanusiaan dari berbagai daerah di Kota Pati,” papar Giyanto.

Lanjut Giyanto, LAZ Senyum Dhuafa juga berkolaborasi di program ACT Jawa Tengah yang lain. Salah satunya adalah menghadirkan beras gratis melalui Jateng Care Line. Jateng Care Line sendiri adalah layanan antar beras gratis bagi masyarakat prasejahtera terdampak Covid-19 di area Jawa Tengah.

“Kita terus berkoordinasi dalam program Jateng Care Line. Program ini memungkinkan masyarakat prasejahtera khususnya Kota Pati bisa menerima beras tanpa harus keluar rumah. Tim relawan nantinya yang akan mengantarkan sampai tujuan. Semoga ikhtiar kita dapat terus berjalan lancar untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh Covid-19 ini,” pungkas Giyanto. []


Bagikan