ACT dan MRI Salurkan Bantuan ke Penyintas Kebakaran Ngali

Di tengah wabah Covid-19, warga di Desa Ngali, Belo, Bima harus merasakan musibah kebakaran yang menghanguskan rumah meraka. ACT NTB dan MRI Bima Raya bergerak cepat untuk memberikan bantuan yang paling mendesak.

ACT dan MRI Salurkan Bantuan ke Penyintas Kebakaran Ngali' photo
Penyiapan bantuan untuk penyintas kebakaran di Desa Ngali. (ACTNews)

ACTNews, BIMA Kebarakan yang menghanguskan beberapa rumah terjadi di Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima pada Jumat (8/5) lalu. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 08.30 WITA. Puluhan rumah ludes terbakar, pasalnya banyak rumah yang terbuat dari bahan utama kayu yang mudah terbakar. Korsleting listrik diduga jadi penyebab utama kebakaran yang mengakibatkan para korbannya terpaksa mengungsi ini.

Beberapa saat setelah kebakaran, ACT NTB dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bima melakukan asesmen awal. Gerakan ini dilakukan untuk memberikan pertolongan serta bantuan yang sangat dibutuhkan oleh penyintas kebakaran.

Relawan MRI-ACT pun segera melakukan penggalangan donasi untuk membantu para penyintas. Menggaet beberapa komunitas dan sekolah, pada Ahad (10/5) lalu bantuan pertama diserahkan ke korban kebakaran. Bantuan ini merupa paket pangan, peralatan dapur, perlengkapan tidur serta pakaian.

Koordinator MRI Bima Raya Khairul Juhdi mengatakan, bantuan tahap pertama ini diprioritaskan dalam bentuk yang paling dibutuhkan penyintas, seperti pangan serta pakaian. Pasalnya, mereka sama sekali tak sempat menyelamatkan harta benda karena kebakaran berlangsung sangat cepat. “Alhamdulillah dibantu komunitas serta beberapa sekolah, kami bisa menyalurkan bantuan ke penyintas bencana kebakaran,” ungkap Khairul

Sampai saat ini, ACT NTB dan MRI Bima Raya masih membuka penggalangan dana bagi masyarakat yang ingin membantu. Warga saat ini paling membutuhkan paket pangan, selimur, alat kebersihan hingga peralatan masak karena mereka tak sempat menyelamatkan harta tersebut.[]