ACT dan Sejumlah Komunitas Ajak Warga Peduli Korban Banjir

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya bersama dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), Komunitas Ngaji Aja, dan Home Schooling Al Qur’an Bina Insani (HABI) menggelar aksi kemanusiaan untuk korban banjir Jabodetabek, Jabar, dan Banten. Aksi dihelat pada Ahad (12/1) lalu di di Kompleks Sarana Olahraga Dadaha Tasikmalaya.

ACT dan Sejumlah Komunitas Ajak Warga Peduli Korban Banjir' photo
Sejumlah komunitas yang berkolaborasi bersama ACT dan MRI Tasikmalaya untuk penggalangan donasi bagi korban banjir di Jabodetabek, Banten, dan Jabar. (ACTNews/Mochamad Miftah Fauzi)

ACTNews, TASIKMALAYAAksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya bersama dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), Komunitas Ngaji Aja, dan Home Schooling Al Qur’an Bina Insani (HABI) menggelar aksi kemanusiaan untuk korban banjir Jabodetabek, Jabar, dan Banten. Dibantu oleh santri-santri HABI, tim menggalang dana di Kompleks Sarana Olahraga Dadaha Tasikmalaya pada Ahad (12/1) lalu.

Aksi diwarnai dengan beberapa penampilan santri HABI seperti tilawah Alquran. Aksi tersebut lantas dilanjutkan oleh Tim ACT dan MRI yang berkeliling di sekitar jalur lari untuk menggalang donasi. Selain itu, tim juga menyiapkan beberapa karton air mineral yang dijual seikhlasnya. Air tersebut merupakan donasi langsung dari salah satu mitra ACT Tasikmalaya, yaitu PT Ragam Pangan Lestari. Seluruh keuntungan penjualan air akan didonasikan untuk penyintas bencana banjir Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten.


Egi Gunawan selaku
sebagai Koordinator Aksi dari ACT menyampaikan, pihaknya sengaja memilih lokasi ini karena bertepatan dengan Car Free Day dan kegiatan pekanan olahraga. Sehingga, banyak masyarakat bisa berpartisipasi untuk membantu korban banjir.

“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk korban bencana banjir. Jadi kami mengajak beberapa mitra dan komunitas, dan alhamdulillah ada sekitar 50 orang yang ikut terlibat di aksi peduli banjir ini, ungkap Egi.


Aksi tim berkeliling di jalur lari Kompleks Sarana Olahraga Dadaha Tasikmalaya. (ACTNews/Mochamad Miftah Fauzi)

Di tempat terpisah, Tia Selpian dari komunitas Ngaji Aja sekaligus penanggung jawab HABI menyambut baik kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa poin penting dari kegiatan adalah mendidik anak-anak sejak usia dini untuk bisa lebih peka dan peduli terhadap terhadap kondisi saudara-saudaranya yang tertimpa musibah.

Mereka bisa belajar bagiamana caranya besyukur, poinnya seperti apa, bagaimana mereka bisa merasakan kebahagiaan yang Allah berikan kepada mereka. Poin intinya sih, mereka happy. Mereka bahkan menagih kalau ada acara seperti ini lagi. Alhamdulillah, kita bisa mensupport acara tersebut kapanpun, dan kegiatan apapun. Selama itu untuk umat, HABI dan Ngaji Aja pasti akan support dan berada di belakang ACT,ungkap Tia.

Seperti diketahui, banjir menerjang sejumlah wilayah Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten pada awal tahun 2020 ini. Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar ACT, MRI, Ngaji Aja, HABI dan PT Ragam Pangan Lestari untuk peduli penyintas banjir dan mendukung Tim MRI-ACT yang terjun langsung ke lokasi bencana. []


Bagikan