ACT Distribusikan Bantuan untuk Korban Gempa Kepulauan Selayar

Bantuan untuk korban terdampak gempa di Kabupaten Kepulauan Selayar didistribusikan. Hingga saat ini warga masih mengungsi di tenda yang didirikan di bukit dan pinggir jalan.

bantuan korban gempa kepulaaun selayar
Warga korban gempa Kepulauan Selayar menerima bantuan paket pangan. (ACTNews)

ACTNews, KEPULAUAN SELAYAR – Tim Emergency Response ACT Sulawesi Selatan distribusikan bantuan untuk korban gempa bermagnitudo 7,4 di Kabupaten Kepulauan Selayar, Ahad (19/12/2021). Untuk sampai ke lokasi terdampak, tim menempuh perjalanan selama satu hari dari Kota Makassar.

Firman dari tim ACT Sulawesi Selatan mengatakan, bantuan diberangkatkan dari Posko Kemanusiaan Gempa Selayar di Kantor Kwartir Cabang Pramuka Selayar, Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Posko didirikan di Benteng karena akses kepada ketersediaan bahan pokok mudah. 

“Jarak posko ke lokasi terdampak sekitar 18 jam perjalanan. Untuk akses mendapatkan bahan pangan cukup mudah, karena daerah pusat Kabupaten Selayar,” katanya, Ahad (19/12/2021). 


Firman melanjutkan, dalam distribusi bantuan tahap awal tersebut, sebanyak 60 paket pangan diberikan kepada warga yang mengungsi di tiga titik, yakni Desa Sambali, Desa Lamantu, dan Desa Lambego. Warga masih tinggal di tenda yang didirikan di pekarangan dan pinggir jalan yang lebih tinggi. Ini dilakukan untuk mengantisipasi gempa susulan.

“Tenda pengungsian warga didirikan di tempat yang lebih tinggi, baik di pekarangan atau di pinggir jalan. Karena waktu kejadian gempa pada Sabtu (11/12/201) BMKG sempat memberikan peringatan potensi tsunami,” ujar Firman. 


Kondisi korban gempa di Kepulauan Selayar di tenda pengungsian Desa Bonerate. (ACTNews)

Andi Nasri dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) yang turun ke lokasi terdampak menjelaskan, jumlah pengungsi di Desa Sambali mencapai 160 KK, di desa Majapahit dan Bonerate lebih kurang 2.750 orang, dan di Desa Lambego 272 KK. Satu tenda pengungsian ditempati beberapa KK. 

Sementara itu, data BNPB per Jumat (17/12/2021) gempa yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Selayar mengakibatkan 4.838 warga di dua kecamatan yakni Kecamatan Pasimarannu dan Pasilambena mengungsi. Rumah rusak berat 825 unit, rusak ringan 502 unit.

Selain rumah beberapa fasilitas umum juga rusak yakni masjid rusak berat 3 unit, pelabuhan rakyat rusak berat 1 unit, kantor desa rusak berat 1 unit, sekolah 5 unit rusak dan 1 balai pertemuan warga rusak ringan. “Hingga saat ini, warga masih sangat membutuhkan bantuan,” kata Andi.[]