ACT Distribusikan Perahu untuk Nelayan Banten

ACT Distribusikan Perahu untuk Nelayan Banten

ACT Distribusikan Perahu untuk Nelayan Banten' photo

ACTNews, SERANG - Ikhtiar untuk mendampingi korban tsunami Selat Sunda di masa pemulihan ini terus dilakukan. Salah satunya dengan memberdayakan para nelayan terdampak melalui pemberian perahu untuk menunjang pekerjaan mereka.

Bantuan perahu secara resmi diberikan oleh Aksi Cepat Tanggap pada Rabu (5/3). Bersama mitra, sebanyak enam perahu fiber diserahkan langsung kepada para nelayan yang membutuhkan dalam rangkaian acara serah terima yang dilakukan di Pelabuhan Cinangka, Serang, Banten.

Kegiatan serah terima bantuan ini dihadiri langsung oleh Direktur ACT Sri Eddy Kuncoro, yang akrab disapa Ikun, dan sejumlah mitra seperti SMP Labschool Kebayoran, KORPRI-BSSN, Masjid Al-Istiqomah-PGN, Indocement, Sulzer, Bukalapak, dan Tribunnews selaku mitra. Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Serang, Camat Cinangka, Lurah Bulakan, masyarakat dan nelayan setempat.

 

Ikun menuturkan, tsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir pantai Banten tidak hanya memakan korban jiwa tetapi juga berpotensi mengakibatkan kemiskinan baru, khususnya bagi para nelayan. Hal ini dikarenakan tsunami juga menyebabkan kerusakan parah pada perahu-perahu nelayan. Para nelayan tidak lagi memiliki alat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Mereka tak lagi memiliki perahu layak pakai.

Menurut Ikun, bagi nelayan, perahu adalah kehidupan mereka, sarana vital untuk roda perekonomian dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. "Oleh karena itu, ACT melihat penyediaan sarana produksi perahu serta alat tangkap ini sebagai upaya strategis untuk memulihkan kondisi perekonomian nelayan. InsyaAllah dampak bantuan ini jangka panjang untuk kehidupan para nelayan di sini," ujar Ikun.

Sementara itu, Fran Santoso mewakili Kepala Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Serang mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian masyarakat Indonesia dan ACT kepada para nelayan kecil di Desa Bulakan.

 

“Di Desa Bulakan ini ada 20-30 nelayan kecil yang kemarin terdampak tsunami. Kami sebagai unsur Pemerintah Serang berterima kasih kepada ACT dan mitra yang telah berinisiatif memberikan bantuan kepada warga kami. Saya selaku Kasi Pemberdayaan Nelayan di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Serang akan ikut mendampingi para nelayan ini dan juga akan memfasilitasi kembali asuransi dan kartu identitas nelayan. Semoga ini juga bisa menjadi awal kebangkitan kehidupan nelayan,” harap Fran.

Sementara itu, Hamdani sebagai perwakilan nelayan setempat begitu berterima kasih atas bantuan perahu yang diberikan. Menurutnya, keterlibatan ACT tidak hanya pada saat pemberian bantuan perahu saja, namun sejak masa tanggap darurat bencana tsunami.

“Para relawan ACT tidak lelah, sangat membantu kami.Semoga amal bakti mereka mendapatkan balasan pahala dari Allah. Lalu kami sangat bersyukur dengan bantuan perahu ini. Terima kasih kepada para donatur yang sudah menyalurkan bantuan ini lewat ACT. Semoga berkah bagi kita semua,” tutur Hamdani.

 

Selain melaksanakan serah terima langsung bantuan perahu, ACT bersama Global Wakaf meluncurkan Program Perahu Wakaf. Program ini sebagai ikhtiar Global Wakaf ACT dalam memberdayakan para nelayan melalui pengelolaan dana wakaf. []

Bagikan

Terpopuler