ACT Jatim dan Yayasan Rumah Pasien Dirikan Lumbung Sedekah Pangan

Lumbung Sedekah Pangan hadir untuk masyarakat prasejahtera di Kota Surabaya. Kali ini, berlokasi di Wisma Rumah Pasien, Lumbung Sedekah Pangan hadir untuk membantu keluarga para pasien yang harus mengantarkan keluarganya bolak-balik ke rumah sakit daerah.

ACT Jatim dan Yayasan Rumah Pasien Dirikan Lumbung Sedekah Pangan' photo
Antusiasme para penghuni Wisma Rumah Pasien memanfaatkan Lumbung Sedekah Pangan disediakan yang disediakan di depan wisma. (ACTNews)

ACTNews, SURABAYA – Aksi Cepat tanggap Jawa Timur membuka Lumbung Sedekah Pangan di halam Wisma Rumah Pasien Surabaya sejak Kamis (10/9). Lumbung pangan itu terepresentasi melalui rak berisi bahan makanan yang bisa diisi atau diambil oleh siapa saja yang membutuhkan, terutama bagi keluarga pasien yang tinggal di Wisma Rumah Pasien.

Rumah singgah yang berlokasi di Jalan Borobudur Kota Surabaya itu diinisiasi Yayasan Rumah Pasien. Bangunan yang diperuntukkan sukarela tersebut kini dihuni 20 anggota keluarga pasien dari RSUD Sutomo dan RS Husada Utama. Mereka adalah keluarga yang harus bolak-balik mengantarkan anggota keluarganya berobat dan tidak memiliki cukup biaya untuk menyewa tempat tinggal.

Sedikit keceriaan terlihat di wajah para penghuni wisma, keluarga pasien, dan juga warga sekitar lingkungan wisma saat ACT Jawa Timur mengunjungi mereka, Kamis pekan lalu. Mereka senang karena di masa pandemi ini  masih ada dermawan yang memberikan dukungan dalam bentuk batuan sehari-hari.

Lila, relawan Rumah Pasien, menjelaskan, kehadiran Lumbung Sedekah Pangan ACT Jawa Timur bukan hanya disyukuri penghuni wisma, tetapi juga para warga yang ingin memperoleh manfaat ataupun bersedekah. Menurut Lila, Lumbung Sedekah Pangan juga membantu warga sekitar dan mewadahi warga yang ingin bersedekah.

“Selain bahan makanan seperti beras, makanan ringan, mi instan, dan minuman kemasan, ada juga keperluan sehari-hari seperti sabun mandi, sabun cuci, bahkan popok untuk bayi maupun dewasa yang diberikan dermawan di LSP ini,” kata Lila. Ia pun berharap, dengan keberadaan Lumbung Sedekah Pangan di depan wisma sekaligus kantor Rumah Pasien dapat menggerakkan kedermawanan di sekitarnya.

Tim Program ACT Jawa Timur Dipo Hadi menjelaskan, di masa pandemi dan juga ekonomi yang masih tidak menentu ini, ACT Jawa Timur menggulirkan Lumbung Sedekah Pangan sebagai upaya mengajak masyarakat saling peduli. ”Banyak pedagang yang terpaksa harus tutup, atau gulung tikar, karena menurunnya daya beli masyarakat, serta masih banyaknya masyarakat yang takut keluar karena merasa tidak nyaman, dan takut tertular virus Covid-19. Bahkan untuk warga Rumah Pasien ini, mereka berasal dari keluarga ekonomi prasejahtera yang juga membutuhkan dukungan,” jelas Dipo.

Melalui program ini, Dipo berharap masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dipo pun mengajak para dermawan menyalurkan bantuanya untuk Program Lumbung Sedekah Pangan di Jawa Timur melalui laman Indonesia Dermawan atau melalui rekening Aksi Cepat Tanggap  di  BNI Syariah 66 00000 153 dan juga Bank Syariah Mandiri  77777 89 664.[]

Bagikan