ACT Jawa Tengah Bantu Bangun Rumah Kakek Handoko dan Usahanya

ACT Jawa Tengah Bantu Bangun Rumah Kakek Handoko dan Usahanya

ACTNews, SURAKARTA – Rumah merupakan kebutuhan primer dalam kehidupan manusia selain dari kebutuhan pokok lainnya, seperti pangan. Tidak terpenuhinya salah satu kebutuhan pokok manusia tersebut, maka akan berakibat lumpuhnya kehidupan manusia. Tempat tinggal atau rumah menjadi fasilitas yang sangat dibutuhkan sekali oleh manusia.

Manusia yang mempunyai rumah terkadang harus kehilangan rumahnya, bisa karena tertimpa bencana alam seperti banjir longsor, gempa, kebakaran dan angin besar (puting beliung). Ya, dengan kehilangan rumah otomatis korban menjadi sengsara karena tidak adanya tempat tinggal dan tempat berlindung.

Dengan kondisi tersebut, maka korban pun sangat butuh pertolongan cepat untuk difasilitasi tempat berlindung. Berbagai lembaga kemanusian, salah satunya ACT seringkali langsung terjun membantu korban, minimal dengan membuat posko pengungsian atau membuat Integrated Community Shelter (hunian sementara), bahkan membangun rumah permanen.

Divisi di ACT yang salah satunya menangani program pembangunan rumah/bedah rumah warga miskin adalah Divisi Mobile Social Rescue (MSR). MSR adalah salah satu Program Penanganan dan Pendampingan kasus sosial yang dibentuk ACT, pada tahun 2010.

MSR berperan membantu, memfasilitasi, mendampingi dan mengadvokasi permasalahan-permasalahan sosial masyarakat kurang mampu yang terjadi di masyarakat, yang selaras dengan visinya yaitu “Menjadi Solusi untuk Permasalahan Sosial Masyarakat Miskin".

Ruang lingkup Program MSR meliputi bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi. Program kesehatan di antaranya kegiatan perawatandan penyembuhan pasien. Sementara di bidang pendidikan, rangkaian kegiatan sosial yang ada mencakup pengadaan perlengkapan sekolah, beasiswa, maupun kegiatan belajar mengajar. Di sisi lain, program lingkungan meliputi bedah rumah (pembangunan rumah), aksi penyelamatan lingkungan, satwa, dan sejenisnya. Untuk program pemberdayaan ekonomi, kegiatan yang dilaksanakan umumnya berhubungan dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

Pembangunan rumah kakek Handoko yang roboh  

Implementasi program-program MSR tidak hanya dilakukan di ACT Pusat saja, namun juga di beberapa cabang ACT yang tersebar di seluruh Indonesia. Pelaksanaannya sendiri selalu berkolaborasi dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).   

Seperti pembangunan rumah Kakek Handoko (62) yang dilakukan Tim MSR-ACT Cabang Jawa Tengah bersama MRI Surakarta di akhir tahun lalu (Desember 2017) hingga saat ini. Sebelumnya, rumah Kakek Handoko rusak parah akibat terkena angin kencang.

Memang, sebelum bencana angin kencang pun, rumah yang terletak di RT 01/RW 03, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kotamadya Surakarta ini sudah tak layak huni. Dengan kondisi bangunan yang reot, rumah Kakek handoko dengan mudahnya diacak angin kencang.

“Ketika kami mendengar robohnya rumah Kakek Handoko, kami (Tim MRI Surakarta) langsung mencarikan tenda darurat untuk tempat tinggal sementara keluarga kakek Handoko. Setelah itu, kami langsung terjun bersama tetangga Kakek Handoko membersihkan puing-puing bangunan rumahnya. Kemudian keesokan harinya langsung kami bangun,” tutur Agus Widodo (40), Koordinator MRI Surakarta.

Menurut pengakuan Agus, pembangunan rumah Kakek Handoko bisa terlaksana berkat kepedulian masyarakat Indonesia. Ketika info terkait kondisi rumah Kakek Handoko menyebar, cukup banyak warga Indonesia yang berempati dengan keluarga Kakek Handoko. Selama beberapa hari, donasi kepedulian pun terkumpul dan mencapai Rp 15 juta.  

“Alhamdulillah, pembangunan sudah selesai sejak 3 hari yang lalu dan keluarga kakek Handoko sudah bisa menempatinya. Tinggal proses pembangunan di dalam rumahnya saja, yaitu kamar tidur, MCK, dan dapurnya,” ungkap Giyanto, Penanggung Jawab Program ACT Jawa Tengah. Ia menambahkan, Tim MSR-ACT Jawa Tengah bersama MRI Surakarta saat ini tengah mengupayakan menyelesaikan pembangunan kamar, MCK dan dapur rumah Kakek Handoko.

Menurut Nurjanatunnaim selaku Penanggung Jawab MSR-ACT, usai selesai pembangunan rumah tersebut, pihaknya akan membantu keluarga Kakek Handoko secara finansial. Hal ini mengingat kondisi perekonomian mereka yang serba kekurangan. Setiap hari, Kakek Handoko hanya bekerja sebagai makelar sepeda ontel bekas saja. 

“Kakek Handoko perlu dibantu karena ekonominya pas-pasan. Ia masih mempunyai 2 anak tanggungan, anak SMP dan SMA. Insya Allah, kita akan upayakan membantu usahanya,” tekad Nurjanatunnaim. []  

 -----------------------

Salurkan Donasi Anda, untuk bantu membangun rumah kakek Handoko dan Pemberdayaan ekonominya, melalui:  
BSM # 77777 85553
a.n (Yayasan) Aksi Cepat Tanggap
No.kontak: 0857-2724-4760 (Giyanto)
Tag

Belum ada tag sama sekali