ACT Maluku Layani Korban Banjir di Kota Ambon

Melanjutkan aksi evakuasi dan bersih-bersih pascabanjir menerjang Kota Ambon Sabtu (3/10), Aksi Cepat Tanggap Maluku membuka posko kesehatan untuk para warga terdampak banjir.

Relawan memeriksa pasien, warga terdampak banjir di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. (ACTNews)

ACTNews, AMBON – Aksi Cepat Tanggap Maluku bersama Relawan Masyarakat Relawan Indonesia Kota Ambon melakukan pelayanan kesehatan gratis untuk warga korban banjir di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Senin (4/10). Posko Pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan wujud kepedulian ACT dan MRI Maluku kepada korban bencana banjir selama satu minggu ke depan.

Kepala Program Maluku Muhammad Syamsudin Mahu menerangkan, aksi medis ini dimaksudkan memantau kesehatan para korban di tengah masa pemulihan. “Pada layanan medis hari ini, ada dua dokter dan lima tenaga medis lain, perawat dan apoteker,” kata Syamsudin. Pada layanan hari pertama, 125 warga memeriksakan kesehatan mereka. Rata-rata warga mengeluhkan gatal-gatal karena iritasi dan lumpur.

Salah satu paramedis yang bertugas, dr. Widya, menerangkan, menurut pemeriksaan tim medis Senin lalu, banyak warga yang mengeluhkan gatal-gatal. Penyakit ini memang sering sekali dialami para korban banjir karena mereka berinteraksi dengan lingkungan yang kotor.

“Kedepan kami akan berusaha lebih maksimal untuk melayani masyarakat. Hari ini kami masih kekurangan beberapa obat, seperti salep jamur dan antibiotik,” kata dr. Widya.

Salah satu warga Desa Batu Merah, Yanti, mengapresiasi layanan kesehatan yang dilakukan ACT-MRI Maluku.  “Terima kasih tim ACT-MRI yang telah peduli dengan kami, para korban terdampak banjir di Batu Merah. Layanan kesehatan gratis ini sangat bermanfaat untuk kami,”  ujar Yanti.[]