ACT - MRI Sumbar Evakuasi Korban Longsor Padang

ACT - MRI Sumbar Evakuasi Korban Longsor Padang

ACTNews, PADANG - Bencana hidrologi kembali melanda Padang, Sumatera Barat. Kamis (13/12), longsor menimbun jalur penghubung Padang dengan Kabupaten Solok. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar mengabarkan longsor terjadi pada pukul 23.30 WIB.

Dari laporan Tim Emergency Response ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sumbar, terdapat tiga kendaraan yang ikut terseret tanah longsor dan masuk ke jurang yang berada persis di sisi jalan. Hingga Jumat (14/12) pukul 02.15 WIB, dilaporkan ada satu orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka. Para korban yang merupakan penumpang minibus ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Semen Padang dan M. Djamil.

 

Koordinator Tim Emergency Response ACT Kusmayadi mengatakan, timnya sudah turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Mereka membantu warga sekitar dan petugas gabungan untuk melakukan pembersihan jalan.

“Saat ini tim kami fokus pada evakuasi korban yang kemungkinan masih terjebak di dalam kendaraan yang terbawa longsor, juga melakukan pembersihan jalan agar lalu lintas kembali normal,” jelas Kusmayadi, Jumat (14/12).

 

Dari pantauan tim di lapangan, tinggi tanah yang menutupi badan jalan penghubung antarkabupaten itu mencapai 2-3 meter. Sedangkan kedalaman jurang yang berada di sisi jalan mencapai 30 meter. Penumpang minibus, bus, dan truk yang terseret longsor saat ini masih dalam proses evakuasi.

Selain longsor, sebelumnya Padang juga terkena imbas luapan air terjun Lembah Anai pada Senin (10/12). Bencana tersebut mengakibatkan jalan utama yang menghubungkan Padang dan Bukittinggi, Sumbar itu tak dapat dilalui. Walau tak memakan korban jiwa, namun luapan air yang masuk ke sungai menghancurkan sebuah jembatan hingga terputus. []