ACT Resmikan Integrated Community Shelter untuk Penyintas Banjir di Lebak

Diresmikan pada Senin (27/4), Integrated Community Shelter (ICS) kini mulai dihuni penyintas banjir di Kampung Cekdam, Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.

Penyerahan kunci hunian secara simbolis oleh Direktur Program ACT Dwiko Hadi Dastriyadi kepada Kepala Desa Sukarame, Asep

ACTNews, LEBAK BANTEN –  Aksi Cepat Tanggap (ACT) meresmikan Hunian Nyaman Terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS) di Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten. Peresmian ICS dilakukan pada Senin (27/4) berupa penyerahan kunci secara simbolis oleh Direktur Program ACT Dwiko Hadi Dastriyadi kepada Asep Sahrudin selaku Kepala Desa Sukarame. Hunian ini merupakan bantuan bagi para penyintas korban banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Januari 2020 lalu.

Selain pihak ACT dan kepala desa, peresmian ICS dihadiri juga oleh sejumlah pejabat setempat seperti camat, komandan rayon militer, dan warga setempat. Acara peresmian diikuti dengan buka puasa bersama warga Desa Sukarame dan salat magrib berjamaah di Masjid ICS. 


Jemaah sedang melakukan salat magrib berjamaah di masjid ICS Lebak. (ACTnews/Reza Mardhani)

Dalam sambutannya, Dwiko menyampaikan pembangunan ini merupakan tahap selanjutnya dari bantuan-bantuan yang diberikan oleh ACT kepada penyintas banjir dan longsor di Lebak. “Pada tahap awal ini terkait bantuan-bantuan yang diberikan, ACT memfokuskan pada pemberian logistik, baik berupa paket sembako, makanan siap saji, dan juga dapur umum sebagai langkah-langkah awal yang kami lakukan. Tahap kedua adalah pembangunan Hunian Nyaman Terpadu atau ICS yang saat ini telah dibangun di Lebak Banten. Yang ketiga adalah pengembangan ekonomi,” kata Dwiko

Kompleks ICS menyediakan 60 unit hunian yang akan ditempati oleh 52 kepala keluarga terdampak bencana banjir Lebak. Selain itu, Hunian Nyaman Terpadu ini juga dilengkapi fasilitas lain seperti 20 unit MCK, sebuah masjid, dan dapur umum.


Asep Sahrudin selaku Kepala Desa Sukarame menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh ACT. “Terima kasih kepada tim ACT yang sudah membangun shelter atau yang kita sebut ICS, yang tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Khususnya yang terdampak banjir bandang januari 2020 lalu”, ucap Asep saat memberikan sambutan saat peresmian ICS oleh ACT.

Dwiko juga berharap bantuan Hunian Nyaman Terpadu ini dapat bermanfaat bagi penyintas banjir bandang dan longsor di Lebak. Ia berharap hadirnya dapat menguatkan para warga terdampak agar terus kuat dalam berjuang.

"Mudah-mudahan apa yang sudah dibangun ini dapat bermanfaat bagi warga Lebak dan sekitar. Tetap semangat untuk terus berjuang dan semoga semakin meningkatkan solidaritas gotong-royong agar sesama kita dapat meringankan beban,” tutur Dwiko.

Siti Komalasari, salah satu penyintas yang tinggal di ICS, bersyukur dengan hadirnya hunian nyaman untuknya. Rumahnya di Kampung Somang, Desa Sukarame benar-benar hanyut tak bersisa, sehingga ia tak memiliki tempat tinggal lagi.

"Alhamdulillah, sudah dikasih hunian ini. Saya benar-benar bersyukur ada tempat tinggal untuk saya sementara ini. Sebelum saya memiliki rumah sendiri lagi untuk beberapa tahun ke depan," kata Siti. []