ACT Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir Bolapapu

Ratusan bantuan diberikan kepada warga tedampak banjir di Bolapapu pada Jumat (13/12) siang. Bantuan berupa kebutuhan dasar, seperti paket makanan siap santap, air mineral, pakaian layak pakai, dan selimut.

Tim sedang mengantarkan bantuan ke pengungsian-pengungsian warga terdampak. (ACTNews/Chandra)

ACTNews, SIGI - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Tengah menyalurkan ratusan paket bantuan bagi para korban banjir bandang Desa Bolapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Bantuan didistribusikan pada Jumat (13/12) siang.

Bantuan untuk para pengungsi berupa kebutuhan dasar, seperti ratusan paket makanan siap santap, air mineral, pakaian layak pakai, selimut, serta sejumlah bantuan lainya. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada korban banjir bandang yang ditemui di sela mereka membersihkan rumah maupun di lokasi pengungsian.


Tidak hanya untuk warga terdampak, paket makanan siap santap tersebut juga diberikan kepada para aparat TNI dan Polri yang ikut membersihkan material banjir di rumah warga.

Mustafa dari Tim Program ACT Sulawesi Tengah mengatakan, ratusan paket bantuan itu merupakan amanah para dermawan. “Bantuan yang kami salurkan ini juga merupakan donasi dari warga. Khusunya warga Kota Palu yang memang sengaja mendonasikan harta terbaiknya ke ACT untuk membantu saudara-saudara kita di lokasi banjir bandang,” kata Mustafa.


Salah watu warga yang menerima bantuan dari Tim ACT Sulawesi Selatan. (ACTNews/Chandra)

Mustafa juga mengatakan Selain menyalurkan bantuan, tim ACT masih disiagakan di lokasi untuk membantu warga membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa banjir, maupun menyalurkan bantuan selanjutnya.

ACT Sulawesi Tengah sejak pagi tadi telah membuka posko khusus banjir bandang Bolapapu. Posko ini bertempat di kantor ACT Sulawesi Tengah , Jalan Basuki rahmat No 7, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Banjir Bandang menerjang Dusun III Pangana, Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Banjir menerjang rumah warga pada Kamis (12/12) kemarin pukul 18:30 WITA. Banjir merendam puluhan rumah dan menelan dua korban jiwa, yakni seorang ayah dan anaknya. Masing-masing korban yang berumur 50 tahun dan 10 tahun tersebut sedang terlelap ketika banjir datang dan tidak sempat menyelamatkan diri hingga arus deras membawa tubuh mereka.

Sementara warga yang selamat kini mengungsi di tiga titik pengungsian untuk warga, yakni di Sekolah Dasar Dasar Bala Keselamatan, kantor camat, dan hunian sementara yang diberikan pascagempa 2018 kemarin. Beberapa warga juga ada yang mengungsi ke rumah kerabat mereka. []