ACT Sterilisasi Puluhan Fasilitas Umum di Bekasi

Sejak awal pandemi corona merebak di Indonesia, ACT telah melakukan disinfeksi di 43 titik di Kota dan Kabupaten Bekasi, serta Karawang.

SAtgas Covid-19 ACT Bekasi melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Al Barkah, Rabu (1/4). (ACTNews/Fhirlian Rizqi)

ACTNews, BEKASI Kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi, Jawa Barat hingga 30 Maret 2020 tercatat sebanyak 34 orang. Jumlah ini terbilang meningkat dari sebelumnya hanya 19 orang. Sejumlah kebijakan telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi demi meredam penyebaran virus corona ini. 

Untuk turut berpartisipasi dalam memutus rantai penyebarannya, ACT Bekasi melakukan sejumlah aksi nyata di tengah masyarakat. Salah satunya adalah sterilisasi wilayah menggunakan disinfektan. Penyemprotan dilakukan di puluhan fasilitas umum, seperti tempat ibadah dan sekolah. Khusus Rabu (1/4), penyemprotan dilakukan di Masjid Agung Al-Barkah Kota Bekasi.

“Kegiatan ini kami laksanakan atas dasar kepedulian kepada jemaah dan masyarakat karena Masjid Al Barkah akan kembali melaksanakan salat berjamaah pada Kamis (2/4). Program sterilisasi masjid ini juga sebagai bentuk aksi nyata ACT membantu masyarakat agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” ujar Kepala Cabang ACT Bekasi Ishaq Maulana, Rabu (1/4). 

Sejak awal pandemi ini merebak di Indonesia, ACT telah melakukan disinfeksi di 43 titik di Kota dan Kabupaten Bekasi, serta Karawang. Puluhan titik lainnya masih akan menyusul.

“Untuk itu ACT Bekasi juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat luas karena keterlibatan masyarakat juga sangat penting dalam mendukung aksi ini, di antaranya dengan berdonasi pangan, APD, dan cairan disinfektan,” tambah Ishaq.

Selain penyemprotan, ACT juga sudah memberikan bantuan lain dalam program Operasi Pangan Gratis di RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi pada Jumat (27/3) lalu. Sebanyak 500 paket makanan siap santap dan 200 paket beras 5 kilogram dengan total berat sebanyak 1 ton diberikan kepada dokter, perawat, dan petugas rumah sakit, serta keluarga pasien terdampak Covid-19 di Bekasi. 

Aksi lain yang bersifat edukasi juga tidak ketinggalan dilakukan melalui daring. Langkah ini sebagai keseriusan ACT dalam memutus rantai penyebaran virus dan memberikan masyarakat pemahaman yang mendalam mengenai virus corona. Edukasi dibimbing oleh Tim Medis ACT, dengan mengadakan kuliah online. []