ACT Sulsel Dukung Satgas IDI Makassar Tangani Covid-19

Dukungan diwujudkan dalam pemberian 10 set Alat Pelindung Diri (APD), yang terdiri dari pakaian hazmat, helm, pelindung wajah, kacamata pelindung, dan sepatu boots.

ACT Sulsel Dukung Satgas IDI Makassar Tangani Covid-19' photo
ACT Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan 10 set APD kepada IDI Kota Makassar, Senin (30/3). (ACTNews)

ACTNews, MAKASSAR - ACT Sulawesi Selatan menyambangi kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar, Senin (30/3). Kehadiran Kepala Cabang ACT Sulsel Faizal Agunisman, diterima Dr. dr. muhammad Sakti,  SpOT selaku Ketua Satgas IDI Makassar Tanggap Covid-19, beserta jajarannya.

 

Kunjungan ini dalam rangka mendukung Satgas IDI dalam menangani wabah Covid-19. Dukungan diwujudkan dalam pemberian 10 set Alat Pelindung Diri (APD), yang terdiri dari pakaian hazmat, helm, pelindung wajah, kacamata pelindung, dan sepatu boots.

“Dalam menangani dampak Covid-19, ACT Sulsel sangat bersyukur bisa berbagi dan mendukung perjuangan dokter, paramedis, serta relawan melalui IDI Makassar,” ungkap Kepala Cabang ACT Sulawesi Selatan Faizal Agusniman.

Ketua Satgas IDI Makassar Tanggap Covid-19, dr. Muhammad Sakti, SpOT, mengapresiasi ACT Sulsel atas kepedulian yang diberikan. Ia berharap kerja konkret kemanusiaan ini makin berkah dengan dukungan kedermawanan dari ACT Sulawesi Selatan.

Sementara itu, dr. Wachyudi Muchsin, SH selaku Humas IDI Makassar optimis dengan kolaborasi IDI Makassar dengan ACT Sulsel di berbagai program kemanusiaan. Misalnya program tanggap darurat, pemulihan pascabencana, pelayanan medis, dan pemberdayaan masyarakat. “Aksi kemanusiaan yang dilakukan berorientasi sosial dengan memberdayakan sumber daya lokal,” pungkas Yudi.

Ketua IDI Kota Makassar dr. Siswanto Wahab, Sp.KK mengatakan, IDI Makassar sebagai wadah profesi dokter akan berada di garda terdepan bersama Pemerintah Kota Makassar serta pemerintah Sulsel untuk mewujudkan masyarakat sehat tanpa virus corona. “Dengan dibentuknya Satgas IDI Makassar Tanggap Covid-19, maka dokter jadi garda terdepan serta terakhir,” ujar dr.Siswanto. []


Bagikan