Agustus Ini, Dua Sumur Wakaf Kembali Dibangun di Gaza

Aksi Cepat Tanggap melalui Global Wakaf kembali membangun dua Sumur Wakaf baru di wilayah Khan Younis dan Beit Hanon. Kedua sumur ini merupakan sumur ke-31 dan ke-32 yang telah dibangun tim ACT di Gaza. Sumur Wakaf ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk krisis air yang telah lama dialami warga Palestina di Gaza.

sumur wakaf palestina
Pembangunan Sumur Wakaf baru di Gaza. (ACTNews)

ACTNews, GAZA — Pada bulan Agustus 2021, Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali membangun Sumur Wakaf di Gaza, Palestina. Salah satu sumur dibangun di wilayah Al-Agha, Kota Al-Qarara di utara Kegubernuran Khan Younis, Gaza Selatan. Wilayah itu dianggap sebagai salah satu daerah yang terus-menerus terkena serangan dan invasi dari zionis Israel. Sebab, lokasinya berdekatan dengan perbatasan timur Jalur Gaza, serta kedekatannya dengan pemukiman Israel

Satu sumur lagi akan dibangun di wilayah Beit Hanon, Gaza Utara. Kedua sumur masing-masing akan berkedalaman 50 meter.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACT menjelaskan, dua sumur ini merupakan sumur ke-31 dan ke-32 yang dibangun tim ACT di Gaza.

"Tiap sumur, mampu menghasilkan hingga 10 ribu liter air per jamnya. Kebersihan air yang dihasilkan dari air ini pun terjamin. Sebab, akan ada sistem penyaringan sebelum air masuk ke tengki penampungan," kata Firdaus, , Senin (16/8/2021).

Tiap sumur dapat memasok kebutuhan 4.000 warga Gaza. Maka, dengan aktivasi dua sumur baru itu, setidaknya kebutuhan air 8.000 warga Gaza bisa terpenuhi.

Sementara salah satu warga Beit Hanon, Mohammed Ibraheem Al Sbakhi (63) mengatakan, ia sangat terbantu dengan kehadiran Sumur Wakaf di wilayahnya. Ibraheem yang juga turut membantu tim ACT membangun sumur ini mengaku, dirinya sangat takjub ketika air yang keluar dari Sumur Wakaf ternyata air yang jernih.

“Setelah mengebor sumur, kami kami menyadari bahwa air akan tersedia sepanjang waktu. Kualitas air juga akan meningkat dibanding dengan air yang pernah kami terima sebelumnya. Ini membantu kami dalam kehidupan dan ketabahan di daerah perbatasan ini. Kami berterima kasih kepada semua orang yang berkontribusi dalam pembuatan sumur ini.  Kami berharap kalian selalu sehat dan sejahtera,” ujar Ibraheem.[]