Air Bersih, Kado Ramadan bagi Warga Gaza di Al-Zahra’a

Ramadan tahun ini menjadi salah satu momen istimewa untuk penduduk Palestina di Kota Al-Zahra’a, Gaza. Selain karena bulan yang suci, untuk pertama kalinya mereka dapat memenuhi kebutuhan air bersihnya berkat sumur wakaf bantuan karyawan PT Badak LNG Bontang dengan Global Wakaf-ACT.

Proses pembangunan sumur wakaf di Kota Al-Zahra’a, Gaza.
Proses pembangunan sumur wakaf di Kota Al-Zahra’a, Gaza. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Hampir semua warga Palestina di Gaza bergantung pada air tanah untuk memenuhi keperluan sehari-hari, dari mulai mandi, beribadah, hingga untuk konsumsi. Namun, nyatanya hanya ada dua persen air tanah di Gaza yang memiliki kualitas baik. Sisanya merupakan air tanah yang telah tercemar. Pencemaran ini terjadi karena faktor sistem aliran limbah di Gaza yang buruk, imbas blokade aliran air yang dilakukan pihak Israel.

Jumlah dua persen ini jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan air warga Gaza. Banyak dari mereka yang akhirnya mengalami berbagai penyakit imbas krisis air bersih ini. Salah satunya warga di Kota Al-Zahra’a terletak, di Selatan jalur Gaza. Kota yang dibangun pada tahun 1998 ini, memiliki sekitar 12 ribu penduduk yang mayoritasnya merupakan masyarakat prasejahtera. Warga di Kota Al-Zahra’a pun tidak memiliki dana yang cukup untuk membangun fasilitas air bersih.

Ramadan ini, Sumur Wakaf hadir untuk warga Kota Al-Zahra’a. Bantuan itu merupakan buah kedermawanan karyawan PT Badak LNG Bontang bekerja sama dengan Global Wakaf-Aksi Cepat Tanggap.

"Karena kita tahu air itu merupakan sumber kehidupan bagi makhluk. Insyaallah bantuan ini bisa menjadi keberkahan bagi saudara-saudara kita di Palestina," ujar Ustaz Chery Ginanjar salah satu karyawan PT Badak LNG Bontang, Senin (10/5/2021).

Sumur wakaf yang telah menyelesaikan pembangunannya ini, mampu menghasilkan dan menyuplai air bersih sebanyak 60.000 liter air per jamnya.

"Allhamdullillah kami sebagai umat muslim sangat bersyukur karena bisa berbagi untuk umat muslim di Palestina, Seperti sahabat nabi yaitu Ustman bin Affan yang mewakafkan hartanya untuk membangun sumur wakaf bagi umat muslim di sekitar pada masa itu," tambah Ustaz Chery.

Para penerima manfaat pun sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Jama'ah Muslim PT Badak NGL Bontang atas pembangunan Sumur Wakaf Palestina yang selama ini mereka dambakan.

"Kami berterima kasih kepada Global Wakaf ACT atas kemurahan hati untuk membangun Sumur Wakaf ini. Tentu kami berterima kasih kepada donatur yang sudah mendanai (pembangunan Sumur Wakaf) dan menjadikan sumur ini menjadi sumber air utama masyarakat luas. Ini sangat memberikan dampak positif bagi penduduk setempat pada masa puncak musim panas," ujar Nedal AI Khaisi, salah satu penduduk Kota Al-Zahra'a.

Kebaikan para dermawan tidak berhenti sampai di situ. Pembangunan sumur wakaf juga akan dilakukan di sejumlah negara yang hingga kini masih harus menghadapi krisis air bersih, seperti Yaman, negara-negara muslim di Afrika, hingga Bangladesh tempat pengungsi Rohingya bernaung.[]