Air Bersih untuk Desa Terdampak Pemadaman Listrik

Selain kekeringan, pemadaman listrik membuat sejumlah warga di Desa Sukabakti, Tangerang, tidak memiliki air bersih.

Air Bersih untuk Desa Terdampak Pemadaman Listrik' photo

ACTNews, TANGERANG – Menuju waktu magrib, sejumlah warga Desa Sukabakti, Kecamatan Curug, Tangerang, Banten, masih menyemut di sekitar Humanity Water Tank dari Global Zakat - Aksi Cepat Tanggap. Suasana nyaris gelap karena listrik di Desa Sukabakti, Kecamatan Curug, Tangerang, masih padam pada Senin (5/8) sore.

Hingga Senin malam, warga desa tidak mendapat pasokan listrik, setelah sehari sebelumnya, Ahad, pemadaman listrik juga dialami warga. Hal itu pun berdampak pada ketersediaan air warga. Selain kemarau, pemadaman listrik di dua hari tersebut membuat kebutuhan air bersih warga Desa Sukabakti tidak tercukupi.

Merespons hal itu, Humanity Water Tank hadir untuk memasok air bersih di wilayah tersebut. Puluhan warga pun mengantre, membawa sebanyak mungkin wadah penampungan air dari rumah mereka. Ember, galon, jeriken pun dijajarkan. Tim Humanity Water Tank pun segera mengisi penuh wadah air warga. 


“Aksi hari ini merupakan respons dari dampak krisis listrik di wilayah Jabodetabek. Alhamdulillah, pendistribusian air bersih hari ini berjalan dengan lancar,” lapor Koordinator Humanity Water Tank Ryan Andriana Rachman, Senin malam.

Pendistribusian berlangsung pukul lima sore hingga delapan malam. Sebanyak 8.000  liter air bersih didistribusikan sore itu. “Alhamdulillah, ada lebih dari 300 KK, atau setara 915 jiwa yang menerima manfaat air bersih ini,” lanjut Ryan.

Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per 31 Juli 2019, sebagian wilayah Tangerang mengalami masa hari tanpa hujan sangat panjang, yakni 30-60 hari. []

Bagikan