Air Bersih untuk Warga Rembang Terdampak Kekeringan

Air Bersih untuk Warga Rembang Terdampak Kekeringan

ACTNews, REMBANG - Ketersediaan air bersih masih menjadi problem di sebagian wilayah Jawa Tengah. Salah satu titik wilayah yang paling sulit mendapat air bersih adalah Desa Pranti, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.

Musim kemarau panjang yang melanda Rembang menjadikan sumur-sumur warga mengering dan sungai di sekitar desa airnya tidak mengalir. Sudah lebih dari enam bulan warga Pranti, Rembang, mengalami kekeringan. Hal ini diungkapkan oleh Giyanto selaku Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jawa Tengah.

"Memang beberapa hari yg lalu sempat terjadi hujan, namun itu belum cukup membuat sumur warga kembali terisi. Sungai pun juga masih belum mengalir. Alhasil air bersih masih sangat sulit di sini," terang Giyanto.

Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (ACT Jateng) bersama MRI lantas memberikan bantuan tiga truk tangki berisi air bersih, Sabtu (10/11). Tidak kurang dari 18.000 liter air bersih diberikah 100 kepala keluarga di RT 3 dan RT 4 Desa Pranti.

 

"Alhamdulillah, mendapat bantuan dari ACT. Memang sudah lama kita berharap mendapatkan bantuan air bersih. Bukannya kita tidak mau berusaha mas. Kami dulu sudah berupaya membuat sumur bor sedalam 50 meter, namun tetap saja air tidak keluar," kata Tain, Kepala Dusun setempat.

Puluhan jeriken, ember, dan aneka wadah pengangkut air tertata di depan masjid desa. Tua, muda, anak-anak berbondong-bondong menyambut riang gembira bantuan air bersih dari ACT Jateng. []