Air Jernih dari Sumur Wakaf Mengalir di Kampung Nagrak Sukabumi

Air di Kampung Nagrak, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kabupaten Sukabumi berbau besi, tidak bisa dikonsumsi, dan berwarna sangat kuning. Pembangunan sumur bor sedalam 30 meter diharapkan menjadi sumber air baru bagi warga Kampung Nagrak.

Warga memanfaatkan Sumur Wakaf yang baru saja rampung di Kampung Nagrak.
Warga Kampung Nagrak Sumur Wakaf yang baru saja rampung. (ACTNews)

ACTNews, SUKABUMI – Kampung Nagrak, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kabupaten Sukabumi sebenarnya bertanah merah gembur. Secara umum, tanah atau sumur masih mengeluarkan air meski musim kemarau. Namun, permasalahan hadir pada sumur yang cukup dangkal, yakni sekitar 5-25 meter. “Tanahnya mengeluarkan air berbau besi, tidak bisa dikonsumsi dan berwarna sangat kuning,” jelas Moch Nurul Ramadhan dari Tim Global Wakaf-ACT.

Selain permasalahan air, sekitar 60 persen warga belum memiliki MCK. Mereka menggunakan MCK umum, satu MCK umumnya dipakai oleh 10 hingga 15 kepala keluarga. Kondisi ini pun menyebabkan warga sering mengalami gatal-gatal.