Air Minum Wakaf Mulai Didistribusikan

Ratusan karton air mineral mulai bergerak dari Wakaf Distribution Center di Malang menggunakan armada distribusi Global Wakaf, Kamis (19/12). Air itu merupakan Air Minum Wakaf yang baru saja Global Wakaf luncurkan satu hari sebelumnya.

Air Minum Wakaf Mulai Didistribusikan' photo
Santri Al Hamdaniyah Sidoarjo memindahkan muatan Air Minum Wakaf dari armada logistik Global Wakaf ke gudang logistik pesantren, Kamis (19/12). (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, SIDOARJO – Usianya telah menginjak lebih dari dua abad. Sejarah panjang terjadi di Pesantren Al Hamdaniyah yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur ini. Tempat pendidikan agama Islam tersebut juga tak pernah sepi dari santri. Seperti Kamis (19/12) kemarin, ketika tim ACTNews menyambangi Pesantren Al Hamdaniyah, puluhan santrinya sedang melakukan berbagai aktivitas di lingkungan pesantren.

Walau tak seramai biasanya karena sebagian santri ada yang pulang ke kampung halamannya masing-masing, masih ada puluhan santri yang menetap di sana. Mereka tidak libur. Lantunan ayat Alquran menggema selepas ibadah salat Asar. “Seperti ini kegiatan sehari-hari santri,” kata Muhammad Irfan Soleh, salah satu santri kelas 7.

Pesantren Al Hamdaniyah merupakan salah satu pesantren tertua di Jawa Timur. Pendiri Nahdatul Ulama Kyai Hasyim As’ari juga pernah mengenyam pendidikan di sini. Berdiri sejak 1787, pesantren ini tak hanya melahirkan kyai besar, tapi juga jadi saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan. “Tempat ini juga jadi tempat pertemuan berbagai tokoh di masa perjuangan kemerdekaan,” jelas Gus Hasyim, salah satu pengurus pesantren, Kamis (19/12).

Di hari itu, tim Global Wakaf mendistribusikan Air Minum Wakaf yang bersumber dari Lumbung Air Wakaf di Pasuruan. Setelah sebelumnya di simpan di Waqf Distribution Center di Malang, puluhan karton air mineral ini didistribusikan ke berbagai kota di Jatim, termasuk ke Pesantren Al Hamdaniyah di Sidoarjo.


Air Minum Wakaf yang didistribusikan Global Wakaf ke Pesantren Al Hamdaniyah, Kamis (19/12). Pesantren ini sebelumnya juga pernah mendapatkan bantuan dari program BERISI ACT, berupa beras 1 ton. (ACTNews/Eko Ramdani)

Dipo Hadi selaku Kepala Tim Program Global Wakaf - ACT Jatim mengatakan, di hari pertama pendistribusian Air Minum Wakaf, sebanyak 300 karton air mineral diberikan untuk warga Sidoarjo. Pesantren Al Hamdaniyah sendiri mendapatkan 100 karton.

“Bantuan Air Minum Wakaf juga diharapkan menjadi sarana bagi para santri untuk bisa lebih memahami tentang wakaf. Wakaf tidak hanya sebatas tentang tanah, makam dan bangunan, tapi juga bisa ke hal-hal lain yang bisa bermanfaat,” jelas Dipo.

Selain di Sidoarjo, Air Minum Wakaf juga didistribusikan ke kota lain, seperti Madiun dan Jember. Mochammad Nurul Ramadhan dari tim Global Wakaf menjelaskan, ribuan karton air mineral ini akan segera dibagikan ke berbagai penerima manfaat, khususnya yang masih prasejahtera. “Setelah dikemas di Lumbung Air Wakaf, air minum ini disimpan sementara di Waqf Distribution Center sebelum nantinya akan dikirim ke berbagai penjuru negeri,” kata Nurul.

Sebelumnya, Rabu (18/12) lalu, Global Wakaf meluncurkan program Air Minum Wakaf di kompleks pergudangan yang ada di Singasari, Kabupaten Malang. Sumber air berasal dari Lumbung Air Wakaf di Pasuruan, Jatim. Air Minum Wakaf diproduksi tidak untuk diperjual-belikan, akan tetapi akan diberikan secara gratis ke lembaga-lembaga atau masyarakat yang masih prasejahtera. []


Bagikan