Air Minum Wakaf Temani Perjalanan di Rest Area

Semangat gotong royong yang tengah ACT bangun melalui Gerakan Sedekah Pangan Nasional terus meluas. Kali ini, paket pangan berupa Air Minum Wakaf hadir di rest area wilayah Bekasi. Air hasil pengelolaan wakaf tersebut bakal menemani perjalanan pengendara.

Seorang anak tengah mengambil sedotan untuk meminum Air Minum Wakaf yang ACT sediakan di salah satu masjid di rest area wilayah Bekasi. (ACTNews)

ACTNews, BEKASI – Gerakan Sedekah Pangan Nasional yang menjunjung semangat gotong royong terus meluaskan kebaikan. Berbagai elemen masyarakat bisa menikmati buah kedermawanan tersebut. Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui cabang-cabang yang tersebar di berbagai daerah terus mendistribusikan paket pangan agar setiap orang bisa menikmatinya.

Seperti yang dilakukan ACT Cabang Bekasi di pekan pertama Maret. Ratusan karton Air Minum Wakaf terdistribusi ke masjid-masjid hingga tempat istirahat atau rest area di jalur tol. Lokasi pendistribusian ini menyasar simpul keramaian masyarakat agar semangat gotong royong dapat dirasakan oleh mereka.

“Dengan kehadiran paket pangan dari Gerakan Sedekah Pangan Nasional, kami berharap setiap orang yang menikmatinya bisa tertular semangat gotong royong yang tengah kami gaungkan saat ini melalui aksi-aksi kebaikan,” ujar Ihsan Hafizhan dari tim Program ACT Bekasi, Ahad (7/3/2021).

Pengurus Masjid Athalah Rest Area KM 42 Ustaz Fikri mengungkapkan, rasa syukur dan terima kasih atas hadirnya Air Minum Wakaf dari Gerakan Sedekah Pangan Nasional. Kehadiran bantuan pangan ini sangatlah penting, terlebih rest area  jadi tempat istirahat masyarakat yang tengah menempuh perjalanan jauh. Ia berharap, keberkahan dapat dituai oleh semua pihak.

Selain pendistribusian paket pangan langsung ke masjid dan simpul keramaian di rest area, tambah Ihsan, ACT juga mendistribusikan langsung paket pangan ke penerima manfaat yaitu warga prasejahtera menggunakan layanan Humanity Bikers. Layanan ini merupakan kelanjutan dari program Humanity Care Line yang ACT hadirkan untuk warga prasejahtera memungkinkan bisa mendapatkan paket pangan gratis.

“Program Humanity Care Line merupakan layanan telepon bebas pulsa yang memungkinkan warga prasejahtera mendapatkan paket pangan tanpa perlu keluar rumah dan gratis,” jelas Ihsan.[]