Akhir Tahun, ACT Bandung Hadirkan Senyum Yatim Duafa

Menutup 2020, Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia Kota Bandung, Jawa Barat berbagi kebahagian dan bantuan kepada anak-anak yatim dan duafa di Pesantren Yatim Dhuafa Nurul Ikhlas Kabupaten Bandung.

Santri di Pesantren Nurul Ikhlas menerima bingkisan akhir tahun dari ACT Bandung. (ACTNews/Irvan Apriana)

ACTNews, BANDUNG BARAT – Menutup 2020, Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia Kota Bandung, Jawa Barat, mendatangi Pesantren Yatim Duafa Nurul Ikhlas di Desa Ngamprah, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Tim membagikan bingkisan akhir tahun kepada santri dan beras untuk kebutuhan pesantren.

Sejumlah 45 santri menerima paket yang berisi perlengkapan sekolah dan ibadah berupa tas, kopiah, sarung atau mukena, dan Alquran. Sebanyak 50 kilogram beras diberikan untuk memenuhi kebutuhan santri dan pengurus pesantren, Kamis (31/12/2021) lalu.

Pengasuh dan Pimpinan Pesantren Nurul Ikhlas Ustaz Aep, yang menerima langsung bantuan tersebut, menyampaikan rasa terima kasih kepada dermawan. Ia mengaku, saat pandemi ini, banyak donatur berhenti berdonasi karena kesulitan ekonomi.

"Terima kasih. Kami berharap dukungan seperti ini bisa rutin setiap bulan. Kami pun sedang berikhtiar menghidupkan pesantren," kata Ustaz Aep. Ia dan para santri mendoakan semoga donatur dan tim ACT senantiasa diberikan perlindungan dari Allah SWT.

Kepala Cabang ACT Jawa Barat Trisna Adi Permana menerangkan, ikhtiar membersamai santri masih terus berlanjut di 2021. Menurut Trisna, masih banyak pesantren yang melakukan kegiatan belajar dalam kondisi tidak layak dan operasional terbatas. “Tahun 2021, ACT Bandung ingin semakin masif mewujudkan senyuman santri yatim dan duafa. Kegiatan ini akan terus berjalan berkat dukungan para dermawan, baik komunitas, institusi, bahkan perorangan,” terangnya.[]