Akses ke Sukajaya Masih Tertutup Longsor

Jalan utama menuju Kecamatan Sukajaya dari Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, tertutup longsor. Akibatnya, beberapa desa di Kecamatan Sukajaya masih terisolir dan warga belum mendapatkan bantuan.

Jalur utama penghubung Kecamatan Cigudeg menuju Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor terputus di Desa Sukaraksa, Cigudeg. Longsor sepanjang sekitar 100 meter memutus jalan utama ini. Akibatnya kemacetan terjadi karena diberlakukan sistem buka tutup sambil menunggu perbaikannya jalan yang dilakukan dinas terkait. (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, BOGOR Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada awal tahun 2020 ini tak hanya membuat banjir di wilayah ibu kota saja, tapi juga longsor di beberapa daerah. Salah satunya di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Longsor sepanjang lebih kurang 100 meter menutup akses utama ke Kecamatan Sukajaya, yang merupakan salah satu wilayah yang juga terdampak longsor parah.

Pada Sabtu (4/1) kondisi longsor masih menutup ruas jalan utama ke Kecamatan Sukajaya itu. Antrean kendaraan terlihat lebih dari satu kilometer dari lokasi longsor. Sebagian besar kendaraan merupakan milik donatur yang membawa logistik bantuan.

Hakim selaku Koordinator Posko Bencana Banjir dan Longsor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Wilayah Cigudeg mengatakan, longsoran tanah yang menutup jalan utama ini terjadi pada hari pertama tahun 2020 lalu dan masih menutup hingga saat ini. Pada Sabtu (4/1) pagi, jalan sempat bisa dilalui dengan lancar. Namun, hujan yang turun pada siang hari membuat longsoran baru dan menutup kembali sebagian jalan. "Tim MRI - ACT yang mengirimkan logistik ke wilayah Gunung Koneng sempat tertahan beberapa jam menunggu giliran jalan karena diberlakukan sistem satu arah sambil pembersihan jalur, " jelasnya.

Posko ACT Wilayah Cigudeg berada tidak jauh dari lokasi longsoran. Untuk saat ini, tim relawan masih berfokus pada pendistribusian bahan pangan ke beberapa wilayah yang masih terisolir akibat jalan tertutup longsor.

Di Kecamatan Sukajaya sendiri dilaporkan terdapat beberapa dusun yang diterjang tanah longsor usai hujan deras mengguyur pada Rabu (1/1) lalu. Akibat longsoran ini, beberapa rumah warga mengalami kerusakan serta akses jalan tertutup. Sampai saat ini beberapa dusun dikabarkan masih belum mendapatkan bantuan pangan akibat medan yang sulit di lalui menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.[]