Aksi Bela Al-Quds Menggaung di Penjuru Dunia

Masyarakat di berbagai negara menyuarakan penolakan kesepakatan Amerika dan Israel atas Palestina “The Deal of the Century”. Protes itu terjadi di sejumlah negara, salah satunya Indonesia.

Aksi Bela Al-Quds Menggaung di Penjuru Dunia' photo
Masyarakat memprotes "The Deal of the Century" di Depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta Pusat, Jumat (14/2). Aliansi yang menamakan diri Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis ini menyampaikan sejumlah pernyataan. (ACTNews/Gina Mardani)

ACTNews, JAKARTA The Deal of the Century yang diumumkan Amerika Serikat pada 28 Januari lalu menuai penolakan dari masyarakat di berbagai penjuru dunia. Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) adalah salah satu kelompok masyarakat yang berunjuk rasa di depan Keduataan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka, Jumat (14/2).

Dalam aksi Jumat itu, Ketua Aksi Ahmad Isrofiel Mardlatillah mengatakan, aksi itu bertujuan mengajak dan mengedukasi masyarakat tentang Al-Quds. Kegiatan itu pun akan terus berlangsung setiap Jumat sampai peringatan Isra Miraj pada 21 Maret mendatang. “Bahwa Al-Quds juga punya hubungan dengan Indonesia,” kata Ahmad.

Pada kesempatan tersebut, Masyarakat Relawan Indonesia dan ACT Jakarta Barat juga hadir untuk menggalang kepedulian masyarakat untuk Palestina. Koordinator Relawan MRI yang hadir dalam aksi bela Al-Quds Muhammad Syahri mengatakan, dalam kesempatan itu ACT dan MRI berikhtiar merangkul kepedulian masyarakat. “Mari kita dukung Palestina dengan mengirimkan bantuan terbaik,” kata Syahri.

Protes juga berlangsung di Kedutaan Besar AS di London. Ratusan masyarakat yang antara lain terdiri dari aktivis Palestina, Persatuan Mahasiswa Palestina, dan Kelompok Pemuda Palestina itu menolak The Deal of the Century awal Februari lalu, sebagaimana diberitakan Middle East Monitor. Protes serupa juga terjadi di Manchester, Leeds, Birmingham, dan Brighton.

Unjuk rasa juga lebih dulu terjadi di depan Kedutaan Besar AS di Amman, Yordania, sehari setelah Washington mengumumkan The Deal of the Century. Para peserta yang menyatakan penolakan masyarakat Yordania dan Palestina atas kesepakatan tersebut. Sedangkan, pekan lalu ribuan orang juga melakukan ibadah di Kompleks Masjid Al-Aqsa, sebagaimana diberitakan Al Monitor, Jumat (7/2) lalu.[]


Bagikan