Aksi Budak Sedekah Luaskan Kebaikan lewat Lumbung Sedekah Pangan

Memulai aksi pertamanya bersama Lumbung Sedekah Pangan, Dito, seorang penggerak sedekah lewat media sosial Instagram Budak Sedekah, menghadirkan 120 porsi makanan siap santap. Ia menargetkan akan menambah jumlah porsi makanan yang tersedia pada aksi-aksi berikutnya.

Aksi Budak Sedekah Luaskan Kebaikan lewat Lumbung Sedekah Pangan' photo
Relawan MRI Bogor sedang memberikan paket pangan ke warga Bogor yang mengantre di Lumbung Sedekah Pangan depan toko Raincake Bogor, Jumat (23/10). (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, BOGOR Lumbung Sedekah Pangan dari Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan kembali bertambah di wilayah Kota Bogor. Jumat (23/10), medium kebaikan itu hadir di pelataran toko Raincake Bogor, Jalan Padjajaran, Kota Bogor. Selain kebutuhan pangan mentah seperti beras dan telur, sedekah hari itu juga ada makanan siap santap berupa nasi beserta lauknya hasil kolaborasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan Budak Sedekah yang diinisiasi Endito Yuwono Prasetio. Hari itu, sebanyak 120 paket nasi beserta lauknya terdistribusi di dua titik Lumbung Sedekah Pangan, yaitu di depan kantor ACT Bogor dan Raincake Bogor.

Dito, sapaannya, mengaku baru pertama kali berbagi pangan bersama ACT. Namun, Dito biasanya melakukan berbagai aksi kebaikan secara mandiri dengan dana yang ia dapatkan dari kantong sendiri serta sedekah dari teman-teman dekatnya. Kegiatan yang ia lakukan ini ia publikasikan melalui akun Instagram Budak Sedekah. Ke depannya, ia berharap bisa terus menjalin kolaborasi dengan ACT untuk meluaskan kebaikan.

Budak Sedekah sebenarnya baru adain kegiatan beberapa pekan lalu. Biasanya puluhan bungkus nasi, tapi untuk kolaborasi dengan ACT ini bisa sampai 120 bungkus yang terdistribusi,” jelas Dito.

Direktur salah satu perusahaan asuransi syariah ini pun sangat mendukung adanya Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan. Baginya, Lumbung Sedekah Pangan bisa menjadi medium kebaikan yang tepat. Dito menargetkan setiap pekan, khususnya hari Jumat, bisa mengisi kebutuhan pangan masyarakat di Lumbung Sedekah Pangan. Ia pun menargetkan jumlah bungkus paket makanan siap santap yang tiap pekannya bisa terus banyak, agar masyarakat yang menikmati lebih banyak dan luas.

“Targetnya sih setiap bulan bisa sampai 500 bungkus nasi, kalau bisa lebih dan bisa setiap hari,” harap Dito.

Lumbung Sedekah Pangan sendiri merupakan bagian dari Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan yang diinisiasi ACT pada awal Agustus lalu. Per 26 Oktober pukul 09.00 WIB, telah ada 229 titik Lumbung Sedekah Pangan di Nusantara dengan lebih dari 62 ribu penerima manfaat. Gerakan ini melibatkan lebih dari seribu orang relawan, mereka merupakan relawan Masyarakat Relawan Indonesia serta relawan lokal yang menjadi penggerak sedekah pangan lewat Lumbung Sedekah Pangan.


Dito saat ditemui di Lumbung Sedekah Pangan yang ada di depan toko Raincake Bogor, Jalan Padjajaran, Kota Bogor, Jumat (23/10). (ACTNews/EKo Ramdani)

Khisnul Hasanah dari Tim Program ACT Bogor mengatakan, untuk wilayah Bogor sendiri sudah ada 12 Lumbung Sedekah Pangan yang tersebar di pusat-pusat keramaian. Nantinya, lumbung pangan ini akan terus bertambah seiring meningkatnya kepedulian masyarakat atas dampak pandemi Covid-19 yang belum juga usai.

“Masyarakat serta semua pihak bisa ikut bersedekah langsung dalam bentuk pangan ke Lumbung Sedekah Pangan. Bagi yang ingin bersedekah dalam bentuk uang pun bisa, ACT serta relawan MRI menerima sedekah uang masyarakat yang nantinya akan dikonversi menjadi peket pangan,” ajak Khisnul.[]