Aksi Kebaikan Tanpa Batas Siap Temani Ramadan Palestina

Ramadan kedua di masa pandemi tak hanya dirasakan masyarakat Indonesia, tapi juga penduduk Palestina. Di sana, kondisinya jauh lebih buruk. Selain dampak pandemi yang besar, konflik kemanusiaan juga belum ada usainya.

Anggota mitra ACT di Gaza mengantarkan bantuan pangan dari rumah ke rumah. (ACTNews)

ACTNews, GAZA Di Indonesia, Ramadan 2021 akan jadi yang kedua kali selama masa pandemi Covid-19. Kehidupan masyarakat belum sepenuhnya pulih, ekonomi belum stabil, aktivitas masih terbatas, begitu juga dengan kesehatan yang masih terancam. Hal ini tak hanya dirasakan masyarakat Indonesia. Di Palestina, penduduknya pun merasakan hal serupa, malah lebih berat karena hingga kini mereka masih dirundung konflik kemanusiaan.

Pandemi di Palestina memang membawa dampak besar. Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD), seperti dilansir dari Aljazeera, menyatakan, sosial ekonomi Palestina akan lebih terpuruk akibat pandemi yang melanda. Hal ini diperparah karena hingga kini Israel masih menduduki Palestina dengan blokadenya. Kondisi inilah yang kemudian berdampak besar pada perekonomian negara tempat lahir Imam Syafi’I tersebut.

Saat ini, menjelang Ramadan, penduduk Palestina masih dikepung duka. Bantuan kemanusiaan menjadi harapan mereka di sana. Kenyataan ini lah yang kemudian membawa Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar terus mendampingi Palestina, termasuk saat Ramadan nanti.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response-ACT mengatakan,  berbagai program kemanusiaan siap hadir untuk penduduk Palestina di Ramadan mendatang. Armada kemanusiaan, berbagai fasilitas, termasuk Kantor Cabang ACT Palestina akan terus menghadirkan kebaikan yang datang dari masyarakat Indonesia untuk Palestina.

“Pemenuhan pangan jadi salah satu fokus kami mendampingi penduduk Palestina. Humanity Food Truck siap menghidangkan makanan siap santap nan lezat di momen buka puasa dan sahur,” jelas Said, Sabtu (13/3/2021).

Selain makan siap santap, di momen Ramadan, ACT juga akan mendistribusikan bantuan pangan ke keluarga prasejahtera di Palestina. Paket pangan tersebut akan berisi makanan pokok yang biasa mereka santap dengan target seribu penerima manfaat.

“Bantuan mushaf Al-Qur’an, bingkisan Ramadan dan lebaran, pakaian baru, Wakaf Rumah Palestina, Sumur Wakaf hingga karpet baru untuk masjid juga akan kami siapkan. Semua kebaikan tersebut merupakan buah kedermawanan masyarakat Indonesia,” tambah Said.


Pembangunan Wakaf Rumah Palestina oleh ACT dimulai. Nantiya, rumah akan diperuntukkan bagi warga Palestina prasejahtera yang kehilangan rumah akibat serangan Israel. (ACTNews)

Persaudaraan Palestina-Indonesia

Sebelum Ramadan menjelang, ACT telah banyak menggelar aksi kemanusiaan untuk Palestina. Salah satunya ialah Sister Family Palestine-Indonesia. Melalui program ini, memungkinkan keluarga di Indonesia berhubungan layaknya saudara dengan keluarga di Palestina.

Senior Vice President Aksi Cepat Tanggap Rini Maryani menyatakan, Sister Family Palestine-Indonesia menjadi upaya lanjutan ACT dalam membangkitkan harkat dan martabat masyarakat Palestina yang masih terjajah serta meningkatkan tali persaudaraan antarbangsa. “Insyaallah, program ini akan meringankan dan menopang perjuangan ribuan keluarga Palestina di tengah penjajahan dan pengepungan yang Zionis lakukan. Keluarga-keluarga Palestina tersebut akan menerima paket bantuan pangan, pakaian, perlengkapan masak, alas tidur, listrik, kesehatan. Serta bagi beberapa keluarga tertentu, akan mendapatkan bantuan sewa rumah atau bantuan biaya sekolah,” ungkapnya dalam peluncuran program Sister Family Palestine-Indonesia pada Jumat (5/2/2021).[]