Ambar: Mengajar Sebagai Penyempurna Ibadah

“Ikhlas (mengajar) sebagai penyempurna ibadah. Jika ditanya suka dan dukanya, lebih banyak sukanya karena bangga bisa menyalurkan ilmu buat semua siswa. Mereka semua itu (siswa), yang bisa membuat sedih jadi bahagia,” ujar Ambar ketika ditemui pada Selasa (12/10/2021).

bantuan guru honorer
Dwi Ambaretno Ningtyas (32), seorang guru honorer di Bantul, DIY, telah mengabdi selama 10 tahun. (ACTNews)

ACTNews, BANTUL – Tahun ini, tepat satu dekade Dwi Ambaretno Ningtyas (32) berjuang untuk pendidikan negeri. Ambar, sapaannya, masih mengabdi sebagai guru honorer di wilayah Padukuhan Ngentak, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Bantul.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa penghasilan guru honorer tidak seberapa. Sementara, tanggung jawab dan aktivitas keseluruhan tidak jauh berbeda dari guru yang berstatus pegawai negeri sipil. 

“Ikhlas (mengajar) sebagai penyempurna ibadah. Jika ditanya suka dan dukanya, lebih banyak sukanya karena bangga bisa menyalurkan ilmu buat semua siswa. Mereka semua itu (siswa), yang bisa membuat sedih jadi bahagia,” ujar Ambar ketika ditemui pada Selasa (12/10/2021).

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Ambar juga mengajar siswa bimbingan belajar. Namun, pandemi Covid-19 menghentikan aktivitas bimbingan belajar.

Sebagai apresiasi terhadap semangat Ambar, Global Zakat-ACT memberikan Ambar amanah dermawan melalui program Sahabat Guru Indonesia. Lewat program ini, Ambar mendapatkan bantuan berupa tunjangan hidup.

“Alhamdulillah masih banyak orang-orang dermawan yang memperdulikan para guru honorer,” ucap Ambar. Ia pun berharap agar Global Zakat-ACT selalu memperhatikan para guru honorer yang terdampak pandemi. “Dan semoga, program Sahabat Guru Indonesia ini tetap berlangsung tidak berhenti sampai di sini,” tambah Ambar.[]