Ambulans Bantuan Sahabat Dermawan Terus Bertambah di Gaza

Pertengahan Juni ini, dua armada ambulans tambahan kembali dihadirkan Aksi Cepat Tanggap di Gaza. Kendaraan ini menambah jumlah ambulans yang kini beroperasi menjadi tujuh.

ambulans palestina baru
Potret ambulans tambahan buah kebaikan Sahabat Dermawan Indonesia. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Dua armada tambahan ambulans dihadirkan Aksi Cepat Tanggap. Ambulans ini akan beroperasi bersama lima ambulans lainnya. Kehadiran armada-armada ini diharapkan semakin menguatkan lini kesehatan di Gaza.

Firdaus Guritno dari Global Humanity Responses Aksi Cepat Tanggap menjelaskan, dua ambulans ini telah melewati proses pemasangan karoseri. Uji kemudi juga telah dilakukan di area rumah sakit yang berada di Gaza Utara. 

“Insyaallah, tiga pekan dari sekarang akan siap membantu mobilisasi warga Gaza yang sakit untuk ke rumah sakit maupun mengantar ke rumah mereka dari rumah sakit,” ujar Firdaus, Jumat (18/6/2021).

Ia juga menjelaskan, dua ambulans ini akan ditambahkan sejumlah perlengkapan untuk menunjang aksi pelayanan medis, yaitu sirine, lampu, dan pelapis alumunium di badan ambulans. Sementara di bagian dalam, akan ditambahkan dua kabinet untuk penyimpanan obat dan peralatan medis, monitor, kotak pertolongan pertama, alat resusitasi, dan kursi dokter juga tak lupa akan disediakan.

Jumlah bantuan ambulans yang terus bertambah, dijelaskan, Firdaus, berkat dukungan Sahabat Dermawan. Tahun ini, GHR-ACT berikhtiar menyediakan hingga 10 pengadaan ambulans tahun ini.

“Berarti 10 ambulans baru, ditambah dua ambulans lama, maka insyaallah akan ada 12 ambulans untuk tahun 2021. Ambulans-ambulans ini hadir atas respons terhadap korban luka yang sering berjatuhan di Gaza sekaligus membantu pengobatan mereka,” tambah Firdaus.


Dua ambulans yang telahmemasuki proses karoseri. (ACTNews)

Pengoperasian ambulans akan diperhatikan proporsi untuk setiap kegubernuran di Gaza. Tiap ambulans dapat beroperasi hingga 18 jam sehari, dan mengangkut rata-rata 35 pasien. Dalam satu bulan, setidaknya 1.050 pasien diangkut dan mendapatkan perawatan medis gratis dari ambulans.[]