Ambulans Bertambah, Layanan Medis di Gaza Dimasifkan

Setelah melewati tahap pemasangan atribut dan proses di karoseri, ambulans buah kedermawanan masyarakat Indonesia kembali bertambah di Palestina, tepatnya Gaza. Hal ini membuat aksi medis di negeri yang tengah dijajah tersebut semakin masif dan meluaskan manfaatnya.

ambulans baru
Ambulans baru yang siap dioperasikan di Gaza. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Ambulans di Palestina hasil kedermawanan masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) kini bertambah. Armada kemanusiaan tersebut akan meluaskan dukungan pelayanan kesehatan di tanah yang tengah terjajah tersebut. Didukung oleh relawan medis, layanan ambulans ini akan akan menjadi angkutan yang membantu warga Palestina di tengah terbatasnya layanan sosial.

"Seperti diketahui, jumlah korban jiwa dan terluka atas bombardir Zionis Israel sangat tinggi di akhir Ramadan lalu. Sehingga tugas ambulans, termasuk yang ACT hadirkan di Palestina, tepatnya di Gaza, akan terus melakukan pelayanan kepada warga yang membutuhkan. Di luar meningkatnya agresi pun, armada ambulan di Palestina sebenarnya masih kurang,” jelas Said Mukaffiy dari Tim Global Humanity Response-ACT.

Ambulans ACT di Palestina akan beroperasi hingga 18 jam per hari. Armada kemanusiaan ini bakal menjadi angkutan bagi warga hilir-mudik fasilitas kesehatan yang masih tersisa di Palestina. Ambulans juga disertai petugas medis serta relawan yang telah memahami standar pelayanan medis dan penanganan pasien

Said menambahkan, jumlah ambulans di Palestina akan terus ditambah seiring meningkatnya kebutuhan ambulans di Gaza dan dukungan dari dermawan Indonesia. Dalam waktu dekat, akan ada dua unit tambahan lagi, yang saat ini sedang memasuki tahap modifikasi di karoseri. Nantinya, tiap ambulans akan disebar di masing-masing kegubernuran Gaza. Diperkirakan, dalam dua bulan ke depan, ambulan-ambulans ini mampu melayani ribuan pasien.

"Alhamdulillah, ambulans dari Indonesia siap melayani secara total pasien-pasien yang membutuhkan di Gaza. Setiap harinya, satu ambulans dapat melayani hingga 35 pasien. Ambulans juga dilengkapi peralatan P3K dan kebutuhan lainnya, sehingga keamanan dan kenyamanan para pasien yang menggunakan ambulans ini sudah terjamin," pungkas Said.[]