Ambulans dari Indonesia Bertambah, Siap Layani Warga Gaza

Enam armada ambulans untuk warga Palestina di Gaza kembali bertambah. Melalui ACT, masyarakat Indonesia menghadirkannya untuk negara tempat kiblat pertama umat Islam tersebut.

Kondisi enam Ambulans Global Wakaf-ACT yang siap beroperasi di Gaza, Palestina. (ACTNews)

ACTNews, GAZABukti kepedulian masyarakat Indonesia untuk Palestina dalam bidang kesehatan terus diwujudkan. Baru-baru ini, total ada enam armada ambulans yang dihadirkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT). Enam armada tersebut siap menunjang urusan kesehatan di wilayah yang sedang dijajah tersebut.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response-ACT, mengungkapkan, kehadiran enam armada ambulans ini akan membantu dan mendukung fasilitas kesehatan di Gaza. Terlebih banyak fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan klinik hancur, akibat serangan Israel yang tiada henti.

"Kehadiran enam ambulans di Gaza ini, dapat melayani lima wilayah kegubernuran yakni Kota Gaza, Gaza Utara, Deir Al Balah, Khan Yunis, dan Rafah. Saat ini, sudah terdapat dua ambulans yang beroperasi rutin lengkap dengan perlengkapan medis dan relawan yang handal,” jelas Firdaus.

Firdaus juga mengungkapkan, enam armada ambulans ini akan diperhatikan proporsi operasionalnya untuk setiap  wilayah kegubernuran di Gaza. Misalnya, tiap ambulans dapat beroperasi hingga 18 jam sehari dan mengangkut rata-rata 35 pasien.

"Alhamdulillah, adanya enam armada ambulans ini merupakan wujud kedermawanan bangsa Indonesia untuk membantu saudara di Palestina yan sulit mengakses layanan kesehatan yang layak,” tambah Firdaus.

Data yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, sebanyak 200 ribu warga Palestina membutuh bantuan kesehatan. Kondisi ini mengakibatkan semakin banyaknya pengungsi Palestina dan memperburuk krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.

"Lebih dari 77 ribu orang mengungsi dan sekitar 30 fasilitas kesehatan rusak," ungkap WHO, Rabu (2/6/2021).[]