Ambulans dari Tangsel Dukung Kebutuhan Medis Warga Gaza

Ambulans pemberian masyarakat Tangerang Selatan telah mengaspal di Gaza, Palestina. Ambulans ini mengantar sedikitnya seribu pasien tiap bulannya.

ambulans act di palestina
Ambulans pemberian masyarakat Tangerang Selatan untuk Palestina. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Ambulans pemberian Sahabat Dermawan untuk masyarakat Palestina kembali bertambah. Pada akhir April kemarin, giliran ambulans pemberian masyarakat Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengaspal di tanah Gaza. Unit ini pun menjadi ambulans ke-19 pemberian Indonesia melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT).

"Setelah selesai proses karoseri selama beberapa bulan dan penambahan berbagai alat-alat penunjangnya, alhamdulillah ambulans ini telah beroperasi di Kota Gaza satu bulan terakhir," ujar Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Network Aksi Cepat Tanggap (ACT), Jumat (20/5/2022).

Ambulans ini mampu beroperasi 18 jam tiap harinya dan mengangkut 35 pasien per hari. Selama satu bulan terakhir, ambulans ini beroperasi di Kota Gaza dan 1.050 pasien telah diantar untuk pergi maupun pulang dari rumah sakit.

Warga Gaza pun tidak perlu khawatir terhadap biaya, karena ambulans ini akan beroperasi secara gratis. Para dokter dan relawan yang terlatih akan melayani para pasien dengan baik dan optimal. Di dalam ambulans, terdapat berbagai peralatan medis yang mendukung tim di dalamnya memberikan pelayan medis darurat untuk pasien yang mereka bawa.

"Ambulans ini memiliki wilayah operasi di Gaza maka ambulans ini juga akan bersinergi dengan klinik yang didukung oleh ACT di sana. Sehingga, para pasien tidak hanya mendapatkan jasa ambulans gratis, namun juga  pelayanan medis dan obat gratis dari klinik ACT," kata Firdaus.

Sementara itu, Tahany Qaseem selaku Kepala Cabang ACT Gaza mengungkapkan bahwa bukan hal yang mudah mendapatkan ambulans di Gaza. Keterbatasan jumlah mobil yang dapat diaktivasi menjadi ambulans menjadi salah satu masalah utama. "Ditutupnya perbatasan membuat kami kesulitan untuk mendapatkan mobil yang memenuhi kriteria sebagai ambulans dari luar Gaza. Namun, berkat ikhtiar besar ACT dan dermawan, kami terus mengoptimalkan pengadaan lebih banyak ambulans di Gaza," pungkas Tahany. []