Anak-Anak Kembali Jadi Korban Serangan di Suriah

Serangan udara kembali menghujam wilayah Aleppo dan Idlib. Sebanyak 30 orang dikabarkan meninggal dunia dan 60 orang terluka, termasuk anak-anak.

Anak-Anak Kembali Jadi Korban Serangan di Suriah' photo
Provinsi Idlib mengalami krisis fasilitas medis untuk korban serangan. (Anadolu/Cem Genco)

ACTNews, ALEPPO, IDLIB – Tim medis segera memberikan pertolongan kepada anak-anak yang terluka usai rudal dijatuhkan di wilayah Aleppo, Rabu (20/11) malam waktu Suriah. Mitra Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Suriah melaporkan, sebanyak 30 orang dikabarkan meninggal dunia dan 60 lainnya terluka. Salah satu serangan terjadi di Desa al Eis, Aleppo.

Selain di wilayah Aleppo, serangan juga terjadi mengenai kamp pengungsi di Idlib. Sebanyak 22 orang dikabarkan meninggal dunia di Baratlaut Suriah, dilansir dari Al Jazeera, Kamis (21/11). Sementara 16 orang terluka ketika rudal menghantam sebuah kamp di Desa Qah, kata Ahmed Yarji, Juru Bicara Pertahanan Sipil Suriah, yang juga dikenal sebagai White Helmets, dilansir dari Al Jazeera. “Di antara mereka yang kehilangan nyawa adalah 10 anak-anak dan tiga wanita,” kata Yarji.

Hingga saat ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) masih mengonfirmasi keadaan terkini di Suriah. “Ada sejumlah serangan yang terjadi, yakni di Aleppo dan Idlib. Kami masih mengumpulkan data terkait jumlah korban dan mengkonfirmasi dengan mitra kita di sana,” jelas Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response (GHR) – ACT, Kamis (21/11).[]

Bagikan